Riau (Inmas)- Dalam rangka meningkatkan pelayanan haji yang profesional, bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau menggelar orientasi sistem Komputerisasi Haji Terpadu 17- 19 April 2018 di Royal Asnof Hotel Pekanbaru.
Kegiatan yang mengangkat tema Melalui Orientasi Siskohat Kita Tingkatkan Pelayanan Haji yang Profesional dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Ahmad Supardi MA didampingi Kabid PHU H Erizon Efendi S Ag dan Kasi Sistem Informasi Haji Drs H Asril dan dihadiri oleh seluruh kasi PHU dan peserta Orientasi dari Seksi PHU Kemenag Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau.Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Ahmad Supardi MA, Selasa (17/4/2018) mengatakan, empat indikator yang tolak ukur keberhasilan penyelenggaraan haji, yaitu jamaah yang terdaftar dan memenuhi syarat dapat diberangkatkan ke Arab Saudi. Kedua, jamaah yang telah berada di Arab Saudi, akomodasi, transportasi dan pelayanan kesehatannya terpenuhi. Ketiga, jamaah yang telah berada di Arab Saudi dapat melakukan wukuf dan rukun haji lainnya. Keempat, jamaah haji yang telah menunaikan ibadah haji dapat dipulangkan kembali ke daerah asal.
"Jika 4 standar ini bisa dilakukan, maka standar pelayanan haji bisa mencapai 100 persen. Selain harus melaksanakan prinsip prinsip penyelenggaraan haji, yaitu mengedepankan kepentingan jamaah, memberikan rasa keadilan, memberikan kepastian, efesiensi, transparan, akuntabilitas dan profesionalitas," ungkapnya.
Kabid PHU Kemenag Riau, H Erizon Efendi S Ag mengatakan, pelaksanaan orientasi dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan haji yang lebih profesional dengan meng update seluruh pelayanan aplikasi Siskohat.
"Pegawai atau operator Haji di kabupaten/ kota diharapkan dapat meng aplikasikan Siskohat. Selain aplikasi aplikasi lain yang memang membutuhkan SDM handal dan menguasai teknologi, seperti Sepatuh atau sistem informasi pengawasan terpadu dan e monev terhadap travel haji dan umrah. Untuk itu, kegiatan ini hendaknya benar benar diikuti secara serius," ungkapnya.
Ditambahkan Kasi Sistem Informasi Haji Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asril, orientasi yang akan berlangsung selama 3 hari tersebut diikuti oleh 40 orang peserta, terdiri dari 15 utusan KUA, 15 Operator Siskohat dan Pegawai Bidang Haji 10 orang.
"Kita ingin menciptakan pelayanan terbaik dalam pelaksanaan ibadah haji, mulai dari proses pendaftaran, keberangkatan hingga kepulangan kembali ke tanah air," ujarnya. (mus/anto/faj)