0 menit baca 0 %

Suhu Cuaca Madinah Mencapai 47° C, JCH Riau Diingatkan Harus Banyak Minum

Ringkasan: Riau(Inmas) - Para calon jamaah haji asal Riau  diingatkan untuk benar-benar memperhatikan kondisi cuaca di Arab Saudi yang sangat panas. Demi menjaga kesehatan selama melaksanakan ibadah haji, jemaah diingatkan banyak minum dan memakai peralatan pelindung diri.Petugas PPIH Arab Saudi Dahlan menutu...

Riau(Inmas) - Para calon jamaah haji asal Riau  diingatkan untuk benar-benar memperhatikan kondisi cuaca di Arab Saudi yang sangat panas. Demi menjaga kesehatan selama melaksanakan ibadah haji, jemaah diingatkan banyak minum dan memakai peralatan pelindung diri.

Petugas PPIH Arab Saudi Dahlan menuturkan jika dengan kondisi cuaca panas ini, jemaah calon haji diminta tak bersentuhan langsung dengan sinar matahari. Caranya, memakai berbagai peralatan yang bertujuan melindungi diri dari sengatan matahari. "Jadi kalau keluar itu harus tetap pakai topi, payung," jelas dia dari Madinah, melalui sambungan via seluler, Selasa (09/07) sekitar pukul 15.18 WIB. 

Dahlan menuturkan jika cuaca di Madinah berkisar 38-47 derajat celcius dengan kelembapan rendah. Kondisi ini jika tidak diantisipasi akan menimbulkan gangguan kesehatan berupa dehidrasi sehingga dapat mengganggu aktifitas ibadah.

Sebab itulah para petugas PPIH, Ketua Kloter dan TPIHI menghim  Jelbau jemaah haji agar memperhatikan kesehatan diri. Salah satunya dengan memperbanyak konsumsi air putih 100 mililiter per jam atau sebatas gelas setiap sejam selama beraktivitas.

“Jamaah agar mengurangi kegiatan diluar gedung, diminta menggunakan masker dan sering dibasahkan serta banyak minum air putih”, tandasnya.

Ia menambahkan pihak Arab Saudi berupaya mengantisipasi cuaca panas tersebut dengan mengembangkan payung setiap hari di Masjid Nabawi. “Bahkan untuk mengurangi panasnya, ditambah dengan kipaa yang disertai sempritan airnya”,terang Dahlan.

Diperkirakan Jamaaah kloter 2 BTH dijadwalkan ke makkah pada hari ahad sore pukul 18.00 WAS.

Sementara itu Dr Aulia dari Medis TKHD kloter 3 BTH mengatakan jamaah tidak perlu banyak minum karena dengan konsumsi minum tersebut tidak akan membuat sering kencing. Karena energi juga akan keluar melalui penguapan saat beraktivitas," ungkap dr Aulia yang merupakan Tim medis dari Cloter 3 BTH.

Para calon jemaah juga diminta mengonsumsi makanan yang telah disediakan pemerintah. Serta, selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat keluar, berupa masker, kacamata, payung serta alat semprot air untuk muka agar terhindar dari panas.

Bagi jemaah haji juga dihimbau untuk selalu aktif menghubungi petugas kesehatan kloter jika terjadi gangguan.(Vera)