0 menit baca 0 %

Subbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Riau Lakukan Pembinaan Pegawai Di Inhil

Ringkasan: Tembilahan (Inmas) Subbag Ortala dan Kepegawaian Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melakukan Monitoring dan Rekonsiliasi Data Pegawai sekaligus memberikan pembinaan bagi Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, senin (9/4/2018) bertempat di Aula Kantor Ke...

Tembilahan (Inmas) Subbag Ortala dan Kepegawaian Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melakukan Monitoring dan Rekonsiliasi Data Pegawai sekaligus memberikan pembinaan bagi Pegawai dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, senin (9/4/2018) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir jl. Keritang Tembilahan.

Pembinaan yang dibuka secara langsung oleh Kakan Kemenag Inhil Drs. H. Azhari, MA itu dihadiri Subbag TU Kemenag Inhil H. Guspiandi, S. Ag, beberapa orang Kepala Seksi, Kepala KUA Tembilahan Hulu serta diikuti sebanyak 42 orang peserta perwakilan dari Satuan Kerja (Satker) dilingkungan Kemenag Inhil.

Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Indragiri Hilir Drs. H. Azhari, MA dalam arahannya menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan pembinaan yang dilakukan Subbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau. Menurutnya kegiatan ini sangat berguna bagi seorang PNS karena pembinaan menyangkut masalah hak dan Kewajiban seorang PNS,baik mengenai Kenaikan Pangkat, Mutasi, Disiplin Kepegawaian dan Sanksi bagi seorang PNS.

Kakanwil Kemenag Riau melalui Subbag Ortala dan Kepegawaian Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menugaskan dua orang yakni H. R. Suhelmi, S. Sos yang merupakan seorang Analis Kepegawaian Ahli Madya Kanwil Kemenag Provinsi Riau dan Jandri Kapri. Dalam arahan pembinaan H. R. Zulhelmi, S. Sos menyampaikan penekanannya mengenai persoalan kenaikan pangkat yang selama ini banyak mengalami kendala, disebabkan karena masalah teknis dari Pegawai yang bersangkutan, misalnya untuk kenaikan fungsional seorang guru terdapat permasalahan pada mata pelajaran yang diajarkan tidak serumpun. Untuk itu perlu pembinaan dan pengetahuan bagi Pegawai agar tidak ada hambatan-hambatan dalam proses kenaikan pangkat dikemudian hari.

Dra. Rasimah salah seorang peserta Pembinaan Kepegawaian mengaku bahwa dirinya merasa senang dapat mengikuti kegiatan ini, tentunya dengan adanya pembinaan ini kita mendapat informasi-informasi yang baru baik itu mengenai kenaikan pangkat, disiplin dan izin belajar.ujarnya***(utar)