Kepala Subbag. Ortala dan Kepegawaian H. Edi Tasman, S. Ag., M. Si, dan Kepala Subbag Penataan Organisasi dan Analisis Jabatan II Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Amir Jafar, menutup secara resmi kegiatan pendampingan penyusunan dokumen keorganisasian Instansi vertikal Kementerian Agama di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, pada hari Rabu 24 Juli 2019.
Kegiatan pendampingan penyusunan dokumen keorganisasian Instansi vertikal Kementerian Agama di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau yang dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 22 s.d 24 Juli 2019, diikuti utusan masing-masing Bidang, Pembimas dan Subbag dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.Â
Subbag Penataan Organisasi dan Analisis Jabatan II, Amir Ja'far menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk penyusunan Dokumen Keorganisasian Kementerian Agama kedepan.
Beliau juga menjelaskan gambaran tentang analisis Jabatan, Peta Jabatan dan Analisis Beban Kerja terkait pada PMA nomor 42 tahun 2016. Ketiga Dokumen keorganisasian tersebut dipandu dan dibimbing langsung selama 3 hari, dan berjalan dengan baik.Â
H. Edi Tasman, S. Ag., M. Si juga menyampaikan KMA Nomor 158 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Analisis Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama.Â
Beliau menyampaikan dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai dengan arah dan kebijakan reformasi secara nasional, saat ini Kementerian Agama tengah melaksanakan program reformasi birokrasi dengan titik berat pada perbaikan di bidang organisasi, ketatalaksanaan, dan kepegawaian.Â
Perbaikan di bidang kelembagaan yang telah dilaksanakan adalah dengan melakukan penataan organisasi Kementerian Agama khususnya di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau agar dapat lebih efisien, efektif, berhasil guna dan berdaya guna dalam mentransformasikan dan merefleksikan setiap tugas dan fungsi yang diemban.Â
Beliau menyampaikan penataan organisasi tersebut, harus diikuti dengan perbaikan di bidang ketatalaksanaan dan kepegawaian secara simultan. Salah satu prioritas kegiatan reformasi birokrasi di bidang ketatalaksanaan adalah dengan melakukan analisis jabatan yang hasilnya berupa uraian jabatan.
Uraian jabatan (Job Description) kemudian dijadikan dasar untuk melakukan berbagai kegiatan manajemen di bidang kepegawaian di antaranya untuk menyusun spesifikasi atau persyaratan jabatan (Job Specification), peta jabatan (Job Map) serta peringkat jabatan (Job Grading), dan selanjutnya bersama-sama dengan hasil analisis beban kerja dapat disusun jumlah kebutuhan pegawai per unit organisasi.
Menurutnya agar dalam melaksanakan analisa dan evaluasi jabatan tersebut lebih efektif dan efisien, kesamaan pengertian, bahasa dan penafsiran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sesuai yang sudah digariskan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), diperlukan Pedoman Pelaksanaan Analisa Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama khususnya di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, yang memuat tata cara pelaksanaan, metode sampai dengan bentuk umum hasil yang diinginkan.
Kasubbag Ortakep H. Edi Tasman, S. Ag., M. Si menekankan dalam kegiatan ini Dokumen Keorganisasian meliputi Analisis Jabatan, Peta Jabatan dan Analisis Beban Kerja dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau dapat selesai dengn maksimal.(vera/andri)