Riau (Inmas)- Kanwil
Kementerian Agama Riau melalui Subbag Hukum dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) menggelar Pembinaan Aktor-Aktor Kerukunan Umat
Beragama bertempat di Fave Hotel Pekanbaru. Kegiatan berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 15 sampai dengan 17 Juli 2019.
Acara pembinaan dengan tema Aktor-Aktor Kerukunan Menjadi Kunci Pemersatu Masyarakat ini dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA pada Senin (15/07/2019)
Kegiatan dihadiri oleh 43 orang perwakilan dari Kabupaten Kota se Provinsi Riau. Tercatat perwakilan dari KabupatenRokan Hulu sebanyak 3 orang, Kabupaten Kepulauan Meranti 3 orang, Kabupaten Rokan Hilir 3 orang, Kabupaten Indragiri Hulu 4 orang, Kabupaten Bengkalis 3 orang, Kabupaten Indragiri Hilir 4 orang,Kabupaten Kuansing 3 orang, Kabupaten Siak 4 orang, Kota Dumai 3 orang, Kota Pekanbaru 7 orang, Kabupaten Pelalawan 3 orang, dan Kabupaten Kampar sebanyak 3 orang.
H ANASRI SAg M.Pd. selaku Kasubbag Hukum dan
KUB menyampaikan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan toleransi dan
saling menghargai antar umat beragama sehingga tercapainya kerukunan umat
beragama ditengah masyarakat.
“Alhamdulilah kita sudah bisa melaksanakan kegiatan ini yang diikuti oleh ulama-ulama, tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan tokoh wanita yang kita sebut aktor-aktor kerukunan umat beragama. Melalui aktor-aktor ini bibit kerukunan, toleransi,saling menghargai semakin tersampaikan kepada umat masing-masing, dan tidak adalagi perbedaan yang menjadi perpecahan antar umat sehingga tercapainya kerukunan umat beragama”, jelas Anasri
Pembinaan ini juga disi oleh narasumber Dosen Pasca Sarjana UIN Suska Riau Dr Khairil Anwar MA dengan materi Pendidikan Kerukunan melalui Pendekatan Agama.
“Aktor-aktor ini merupakan pemuka-pemuka agama yang moderat yang membawa ajaran moderasi dan merupakan ujung tombak kekuatan bangsa sehingga harus dibekali dengan ilmu pengetahuan dan wawasan tentang keberagaman, etnik agama, suku”,ungkapnya.
“Melalui kegiatan ini aktor- aktor kerukunan umat beragama dapat bertemu langsung, bertegur sapa sehingga secara tidak langsung kerukunan umat beragama terlaksana dengan sukarela tanpa paksaan”, jelas Khairil dan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan penambahan jumlah tokoh yang hadir. (mega/vera)