Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri melaksanakan do'a bersama dan Shalat Ghaib di Masjid Nur Hidayah, Desa Pauh Angit, Jum'at (12/12/2025).
Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung pada jum'at shubuh setelah shalat shubuh berjama'ah tersebut diikuti oleh jama'ah dengan khusyuk dan penuh haru, memanjatkan do'a agar para korban diberikan ampunan, ketabahan, serta keselamatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian umat Muslim terhadap saudara-saudara yang tengah dilanda musibah.
“Melalui do'a bersama dan Shalat Ghaib ini, kita berharap Allah SWT memberikan kekuatan kepada para keluarga korban dan menjauhkan negeri kita dari bencana serupa,” ujarnya dalam kesempatan itu.
Ia juga menambahkan bahwa musibah yang terjadi hendaknya menjadi pengingat untuk terus memperkuat keimanan dan mempererat hubungan antarsesama.
“Musibah bukan hanya ujian bagi yang mengalaminya, tetapi juga bagi kita yang menyaksikannya. Inilah saatnya kita menunjukkan empati dan kepedulian,” tambahnya.
Dengan suasana masjid yang hening dan jama’ah yang larut dalam do'a, kegiatan ini diharapkan menjadi amal jariyah serta bentuk dukungan spiritual bagi para korban di daerah terdampak. Kegiatan diselenggarakan juga atas surat edaran dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau untuk melaksanakan shalat ghaib serta do'a bersama untk korban bencana tersebut. (ABN)