0 menit baca 0 %

STIQSI Rohul Siap Cetak Generasi Qur ani

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Syekh Ibrahim (STIQSI) Rokan Hulu (Rohul), siap cetak dan lahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) berakhlak mulia, berilmu, beriman dan bertaqwa, juga menciptakan generasi yang ahli dan pakar dalam Al Quran serta Hadist.


ROKAN HULU (KEMENAG) Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Syekh Ibrahim (STIQSI) Rokan Hulu (Rohul), siap cetak dan lahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) berakhlak mulia, berilmu, beriman dan bertaqwa, juga menciptakan generasi yang ahli dan pakar dalam Al Quran serta Hadist.

Penegasan itu disampaikan Bupati Rohul Drs. H. Achmad M,Si,di gedung Perpustkaan Digital Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpengaraian, Kamis (29/1/2015), saat pemaparan matrikulasi penerimaan mahasiswa baru.

Bupati Rohul didampingi Kakan Kemenag Rohul, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, serta Pengurus Masjid Agung Madani Asnibar, Ketua KPAID Rohul juga Nara sumber utama Syekh Ghamdan Syuraikh dari Negeri Yaman, Timur Tengah.

Diakui Bupati Achmad, untuk tahap awal, 100 calon mahasiswa baru akan diterima di STIQSI. Nantinya, mereka akan dibagi menjadi 4 kelompok. Mereka hanya diizinkan menggunakan tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia, Inggris dan Bahasa Arab.

"Mahasiswa kemungkinan kita undang dari negara-negara Islam, termasuk negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand. Termasuk mahasiswa dari Indonesia yang rangking satu di sekolahnya diutamakan," jelas Bupati Achmad.

Disebutkan lagi, bahwa STIQSI Rohul diambil dari nama besar Tokoh Tasauf Naqsyabadiayah Rohul, Syekh Ibrahim An-Naqsyabandi Al-Kholidi. Untuk pengelolaan sekolah tinggi ini di bawah Pengurus Masjid Agung Madani. Nantinya, seluruh biaya mahasiswa digratiskan selama belajar di STIQSI.

"Kampus didisain dengan model perguruan tinggi di bidang ilmu Al Quran dan Al-Hadits dan dengan tekhnologi modern. Seluruh dunia bisa memantau prores Kegiatan Belajar dan Mengajar, karena didukung dengan tehknologi canggih," kata Bupati.
Kata Bupati lagi, nantinya akan ada 100 Layar TV layar lebar, yang nantinya bisa langsung akses ke perguruan tinggi ternama, di Sudan dan Suriah.


"Sehingga kampus STIQSI benar-benar meng kader mahasiswa yang berkualitas," harap Bupati Rohul dua periode ini.

Di tempat terpisah, salah seorang Pengurus STIQSI,  yang juga Kakan Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, untuk tahap awal, matrikulasi selama 6 bulan ke depannya, para mahasiswa akan diajarkan dulu dasar tata bahasa arab, seperti ilmu nahu, sharaf dan ilmu Islam lain.

"Karena nantinya, secara umum bahasa yang digunakan di kampus tersebut Bahasa Arab, karena prioritas Bahasa Arab dan Bahasa Inggris harus dikuasai seluruh mahasiswa," jelas Ahmad Supardi Hasibuan.

Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan, adek-adek calaon mahasiswa jangan terlalu risai dengan bahasa arab, apalagi menjadi momok, karena secara prinsip semua bahasa itu mudah dan yang terpenting bisa dipelajari oleh manusia.

Disebut mudah, karena tidak ada satupun orang Arab yang tidak pandai berbahasa Arab dan tidak ada satupun orang Inggris yang tidak pandai bahasa Inggris, serta tidak ada satupun orang Indonesia yang tidak pandai bahasa Indonesia, terangnya.***(Ash/Humas)