0 menit baca 0 %

STAI Rokan Bagan Batu usung tema "perguruan tinggi Islam dan optimalisasi tripusat pendidikan di era digital age pada sidang senat terbuka angkatan XIV

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas) Bertempat di Ballroom Hotel Suzuya Bagan Batu, Senin (16/4) kemarin telah dilaksanakan Kegiatan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana STAI Rokan Tahun Akademik 2017 Angkatan ke XIV. Sekolah Tinggi Agama Islam Rokan (STAIR) Bagan Batu Yang didirikan pada tanggal 15 April...

Rokan Hilir (inmas) Bertempat di Ballroom Hotel Suzuya Bagan Batu, Senin (16/4) kemarin telah dilaksanakan Kegiatan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana STAI Rokan Tahun Akademik 2017 Angkatan ke XIV. Sekolah Tinggi Agama Islam Rokan (STAIR) Bagan Batu Yang didirikan pada tanggal 15 April 2000 oleh beberapa tokoh diantaranya Drs. H. Yusuf Dahril, H. Ramli, H. Zulkifli, H. Zulkarnel dan beralamat di Jl. Lintas Riau-Sumut Km. 6 ini telah mewisuda beberapa angkatan. Tema yang di usung pada Rapat Senat terbuka wisuda STAIR Bagan Batu kali ini perguruan tinggi Islam dan optimalisasi tripusat pendidikan di era digital age

Hadir pada acara tersebut Kakkanwil Kemenag Riau yang diwakili Kabid Madrasah Drs. Asmuni, MA, Drs. H. Ferry H Farya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat mewakili Plt. Bupati Rokan Hilir, Kasi Pendidikan Madrasah Drs. H. Naini, M.Pd.I mewakilai Kepala Kankemenag Rohil, Koordinator Kopertais Drs. Ahmad Syaefuddin, M.Ag, Sekreyaris Kopertais Dr. Abu Bakar MS, MA, Ketua STAI Rokan Imran Ridho, M.Pd.I, Ketua Yayasan Zarkasi Pandapotan, Ketua Yayasan H. Yusuf Dahril, orang tua wali mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan undangan lainnya.

Dalam Pidato pengantar wisuda yang disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Rokan Imran Ridho, M.Pd.I menyampaikan bahwa pada Kesempatan kali ini peserta wisuda berjumlah 61 orang Mahasiswa dengan program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI). Mahasiswa yang diwisuda hari akan menyandang gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd.I).

Dilanjutkan sambutan Ketua Yayasan, Zarkasi Pandapotan, S.Pd.I mengucapkan terima kasih atas didikan para dosen yang selama ini membimbing mahasiswa-mahasiswa STAI Rokan sehingga bisa tercapai wisuda sarjana hari ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua wali yang telah mempercayakan STAI Rokan sebagai lembaga pendidikan tempat putra putinya menuntut ilmu memotivasai putra putrinya dalam mewujudkan cita-cita mereka menjadi seorang sarjana.

Selanjutnya Zarkasi berpesan kepada para wisudawan wisudawati agar jangan pernah berpuas diri, lanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. lanjut S2, S3 dan seterusnya, bagi yang bekerja, bekerjalah yang gigih dan manfaatkanlah ilmu anda untuk diri, keluarga dan masyarakat anda, pesannya.

Drs. H. Ferry H Farya Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat mewakili Plt. Bupati Rokan Hilir mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang diwisuda hari ini, semoga ilmu yang didapat dapat diterapkan di lingkungan masyarakat. para wisudawan yang telah di wisuda ini ada outputnya artinya setelah mendapat gelar sarjana ada hasil yang didapat baik itu pekerjaan maupun bidang yang lainnya, unkapnya

Masih kata H. Ferry, dalam kontek pembangunan di Daerah beberapa hal yang harus diperankan perguruan Tinggi diantaranya membangun sumber daya manusia daerah yang berkualitas dan bermartabat dengan selalu meningkatkan dan memperkuat basis pendidikan masyarakat.

Sementara itu Kabid Madrasah Kanwil Kemenag Riau Drs. H. Asmuni, MA dalam sambutannya menelaah tema yang disajikan pihak STAI Rokan perguruan tinggi Islam dan optimalisasi tripusat pendidikan di era digital age mengatakan bahwa, di era digital ini STAI Rokan menuntut dirinya sebagai lembaga pendidikan perguruan tinggi yang dapat melahirkan orang-orang yang seimbang kecerdasan intelektual, emosional dan moralnya.

Dijelaskan olehnya, Ukuran mendapat perkerjaan di era digital ini adalah moralitas baik dari cara berpikir yang rasional maupun kecerdasan emosional yang tinggi. Melalui kecerdasan emosional inilah orang mampu mengantarkan ke posisinya yang lebih baik yang siap menghadapi tantangan kedepannya. Dan yang terakhir kecerdasan spritual.

Selanjutnya Drs. Naini, M.Pd.I Kasi Penmad, saat diwawancarai via seluler perihal tema yang di usung oleh pihak STAIR, beliau menjelaskan bahwa, harapan dan tantangan yang akan dihadapi lulusan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) begitu besar terlebih di era digital ini, maka kemampuan minimal lulusan PTAI (S1) harus mencakup kemampuan dasar agama, kemampuan ilmu alat Bahasa Arab dan Komputer dan kemampuan dasar kepemimpinan. Nah...mudah-mudahan dengan penuh keyakinan dan percaya diri STAIR Bagan Batu yang telah mengusung tema ini, diharapkan semakin terpacu dalam pengembangan akademiknya sesuai dengan tuntutan global, ungkapnya. (Nsh)