0 menit baca 0 %

Sradha dan bhakti senantiasa menjiwai setiap gerak langkah umat Hindu papar Nengah

Ringkasan: Kandis - (Inmas)  Agama Hindu  mengajarkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai budi pakerti yang luhur kepada kita. Sebagai konskuensinya kita harus mau menerapkan dalam kehidupan yang nyata papar Pembimbing Masyarakat Hindu, Nengah Sujati mengawali sambutannya pada acara Piodalan yang diadakan di Pure...

Kandis - (Inmas)  Agama Hindu  mengajarkan ajaran-ajaran dan nilai-nilai budi pakerti yang luhur kepada kita. Sebagai konskuensinya kita harus mau menerapkan dalam kehidupan yang nyata papar Pembimbing Masyarakat Hindu, Nengah Sujati mengawali sambutannya pada acara Piodalan yang diadakan di Pure Puncak Manik Sakti, Desa Belutu- Kecamatan Kandis pada Sabtu 07 Okt 2017.

Pelaksanaan piodalan yang diawali  dengan Bhuta Yadnya yang dimulai sejak pukul 17.00 Wib dipimpin oleh Pinandita Wayan Sumandro untuk memohon kehadapan Hyang Widhi (Tuhan yang maha esa ) agar diberi Kekuatan lahir dan batin. 

Turut Hadir pada acara tersebut Ketua PHDI, Ketut Dika, Umat Hindu Dumai, Umat Hindu Bagan Batu, Umat Hindu Pekanbaru dan Umat Hindu yang ada di Kandis.

Nengah menambahkan ajaran-ajaran agama Hindu tidak hanya cukup kita baca dan kita pahami tetapi perlu kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Puncak dari segala aktifitas spiritual adalah kerja dengan tidak mengharapkan hasil", Setinggi-tingginya ilmu  pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang pada akhirnya dia harus mengabdikan ilmu pengetahuannya di tengah-tengah masyarakat. inilah pentingnya kita belajar ilmu pengetahuan dengan dilandasi ajaran agama yang baik. Agama tanpa pengetahuan adalah buta, tetapi pengetahuan tanpa agama akan hancur jelas Nengah.

piodalan juga merupakan perayaan hari suci di pura yang biasanya dilakukan secara periodik baik berdasarkan atas sasih,wuku atau pawukon. Piodalan adalah wujud bhakti sebagai usaha untuk mencapai jagadhita yang dalam babad Bali.

Nengah berharap lewat upacara Piodalan umat Hindu mampu meningkatkan srada dan bakti kepada  Ida Sang Hyang Widhi Waça. Sradha dan bhakti harus senantiasa menjiwai setiap gerak langkah umat Hindu.

Dengan demikian apa yang kita kerjakan akan bermanfaat  bagi kehidupan kita baik di dunia ini maupun setelah kita mati. Kita mati tidak membawa materi apapun, yang kita bawa hanyalah karma kita masing-masing tambahnya mengakhiri. (belen)