0 menit baca 0 %

Sosialisasi Kepustakaan Islam di Kemenag Rohul, Aprialsah Lubis M.Pd : Pentingnya pustaka dan internet untuk menarik Jamaah Datang Ke Masjid

Ringkasan: Rokan Hulu ( Inmas ) Bertempat di Musholla Kemenag Rohul, Kepala Bidang Urais dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Riau, Aprialsah Lubis M.Pd  melakukan Sosialisasi Kepustaan Islam, Senin (11/11).Sosialiasi yang berlangsung sekitar pukul 9 pagi ini dihadiri Kepala Tata Usah Kemenag Rohul H.

Rokan Hulu ( Inmas ) – Bertempat di Musholla Kemenag Rohul, Kepala Bidang Urais dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Riau, Aprialsah Lubis M.Pd  melakukan Sosialisasi Kepustaan Islam, Senin (11/11).

Sosialiasi yang berlangsung sekitar pukul 9 pagi ini dihadiri Kepala Tata Usah Kemenag Rohul H. Zulkifli Syarif, S.Ag, M.Pd.I, Kasi Bimas Islam H. Mulyadi dan juga diikuti peserta sebanyak 25 orang pengurus masjid.

Sesuai aturan dari surat edaran Dirjen No.828 tahun 2014, Aprialsah Lubis menjelaskan tentang pengelolaan kepustakaan masjid, disebutkan bahwa manajemen masjid itu ada 3 pilar yang masing – masing pilar ini saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang disebut dengan dipologi masjid atau manajemen masjid berbasis dipologi.

Beliau mengatakan kegiatan ini sangat urgent untuk merubah pola fikir pengurus mesjid, bagai mana mewujudkan mesjid yang ramai jamaahnya dengan memanfaatkan fasilitas di zaman sekarang, misalnya memasang wifi di mesjid untuk kebutuhan pustaka digital.

Kepustakaan islam tidak mesti dibuat khusus layaknya perpustakaan yang ada di sekolah atau perpustakaan resmi lainnya, kepustakaan di mesjid cukup susunan buku berbau islami selain Al-Qur’an yang disusun di sudut atau dengan memanfaatkan tiang-tiang mesjid sebagai tempatnya.

Kepala Tata Usaha Kemenag Rokan Hulu, Zulkifli Syarif berharap agar para takmir mesjid yang mengikuti sosialisasi ini nantinya bisa membuat kepustaan islam di masing-masing mesjidnya, agar mesjid menjadi ramai karena

“Kepustakaan Islam di Rohul yang terpantau keberadaannya ada di masjid di kota – kota, sedangkan di masjid di desa – desa masih sangat jarang”ungkapnya.***(Eel)