0 menit baca 0 %

Sosialisasi, Disiplin, dan Adaptasi di Masa Orientasi Siswa MTsN 2 Kuansing

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Tahun ajaran baru identik dengan Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS). MOS di MTsN 2 Kuansing sudah dimulai sejak Senin (24/06/2019) yang dibuka oleh H. Kamil, S.Ag selaku kepala madrasah, dan pada Rabu (26/06/2019) MOS di MTsN 2 Kuansing untuk tahun pelajaran 2019/2020 resmi berakh...

Kuansing (Inmas), Tahun ajaran baru identik dengan Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS). MOS di MTsN 2 Kuansing sudah dimulai sejak Senin (24/06/2019) yang dibuka oleh H. Kamil, S.Ag selaku kepala madrasah, dan pada Rabu (26/06/2019) MOS di MTsN 2 Kuansing untuk tahun pelajaran 2019/2020 resmi berakhir.

MOS berlangsung selama 3 hari tersebut mengusung tema Sosialisasi, Disiplin, dan Adaptasi. MOS yang biasanya identik dengan perploncoan, senioritas dan diiringi hukuman tidak masuk akal, tidak berlaku di MTsN 2 Kuantan Singingi. MOS kali ini bertujuan untuk membantu peserta didik baru yang berjumlah 126 orang, agar mudah bersosialisai dalam mengenal lingkungan madrasah, seperti guru, kakak kelas, serta teman sejawat mereka yang baru dengan lebih baik dan karib. Karena itu sesi English Ceria yang mengusung Bahasa Inggris dengan disertai games berkelompok menjadi salah satu materi MOS.

MOS yang dikomandoi oleh Pembina Kesiswaaan Juliana S.Pd dan Pembina OSIM Neka Rizki S.Pd., dengan pelaksana acara anggota OSIM ini, juga menyertakan tujuan mempermudah siswa baru beradaptasi dengan suasana dan lingkungan madrasah, agar mereka manjadi nyaman dan merasa terlindungi untuk menempuh pendidikan dalam kurun waktu lebih kurang 3 tahun . Mereka diperkenalkan dengan sistem pendidikan dan program yang berlaku di lingkungan MTsN 2 Kuantan Singingi, melalui materi Pengenalan Kurikulum 2013 yang disampaikan oleh Meliani, S.Pd.  dan Program Madrasah Adiwiyata dengan pemateri Seltipa Yuni Hesti, S.Pd selaku pembimbing adiwiyata. Disiplin diajarkan melalui seni baris berbaris (PBB), yang dibina lansung oleh Benny Sastra Zadoor, S.Pd dengan diawasi oleh anggota OSIM di lapangan.

Melalui kegiatan MOS ini bukan hanya peserta didik baru yang belajar, tetapi juga para siswa anggota OSIM yang juga belajar bekerja sama, berorganisasi melakukan perencanaan kegiatan MOS, serta pelaksanaan hingga selesai dengan sukses. Karena pendidikan dan ilmu bukan hanya materi dari pengetahuan yang diperoleh di dalam kelas, tapi juga dari segala hal yang ada di sekeliling peserta didik. (nova)