Pekanbaru (Inmas), Untuk ketujuh kalinya, kegiatan Sensus
Penduduk (SP) akan dilaksanakan di Indonesia, sejak pertama kali dilakukan di
tahun 1961. Namun, tidak seperti sensus-sensus penduduk sebelumnya, pengumpulan
data kependudukan ditempuh hanya melalui door to door oleh petugas sensus, SP
2020 ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu SP online (SPO) pada 15 Februari
s/d 31 Maret 2020 dan SP wawancara (door to door) pada bulan Juli 2020.
Untuk kegiatan SPO, masyarakat bisa mengakses link
https://sensus.bps.go.id/login yang terdapat di situs resmi BPS untuk mengisi
data diri kependudukannya masing-masing. Dalam pengisian SPO, peserta hanya
perlu menyiapkan dua data identitas yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan
Nomor Kartu Keluarga (KK).
Mendukung program pemerintah ini, Kementerian Agama Kota Pekanbaru komit
untuk turut menyukseskannya, dengan memastikan pegawai di lingkungan Kemenag kota
Pekanbaru mengisi SPO. Kasubbag TU Kemenag Kota Pekanbaru, Drs. H. Efrion Efni,
M.Ag berkeliling ke berbagai satuan kerja dibawah Kemenag Pekanbaru untuk
menyosialisasikan kegiatan SPO dan cara pengisiannya. Seperti pada Selasa
(03/03), setelah sebelumnya berkeliling di 5 (lima) madrasah, Efrion Efni tiba
mengunjungi MAN 4 Pekanbaru.
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan untuk semua guru dan staff TU MAN 4
Pekanbaru, terlebih dahulu diawali dengan sambutan dari Kepala MAN 4 Pekanbaru
Agus Salim Tanjung, MA. Disampaikan bahwa keluarga besar MAN 4 Pekanbaru siap
menyukseskan kegiatan sensus penduduk tahun 2020, dan langkah awalnya ialah
segera menyelesaikan kegiatan SPO secara pribadi setelah kegiatan sosialisasi
ini, untuk kemudian bukti telah mengisi SPO diserahkan ke kepala TU MAN 4
Pekanbaru untuk di tally.
"Senafas dan sebangun dengan visi pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru
sebagai smart city madani, kita menginginkan SPO di Pekanbaru
diisi dengan pencapaian yang maksimal, kalau bisa capaian pengisian SPO di
tingkat kota, dapat menjadi yang terbaik di Indonesia. Hal ini tentunya sebagai
upaya konkrit mendukung pemko dalam mengejawantahkan visi dan misi Kota
Pekanbaru. Terakhir, isilah SPO ini secara benar, karena data kependudukan
inilah yang menjadi referensi pemerintah dalam menentukan kebijakan
pembangunannya kedepan", ujar Efrion Efni sambil membimbing pengisian
bersama SPO. (Ndri)