Dumai (Kemenag) - Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Urusan Agama
(KUA) Kecamatan Sungai Sembilan Ahmad Risky mengajak seluruh Aparatur Sipil
Negara (ASN) serta para Calon Pengantin (Catin) untuk melaksanakan do’a bersama dan penggalangan
donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah banjir
di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, serta provinsi lainnya di
Indonesia, Selasa (02/12/2025) pagi.
Kegiatan ini digelar sebagai wujud solidaritas sekaligus respon
cepat KUA Kecamatan Sungai Sembilan terhadap kondisi masyarakat yang tengah
mengalami kesulitan akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.
Dalam arahannya, Plt. KUA Kecamatan Sungai Sembilan Ahmad Rizky menyampaikan
bahwa musibah banjir bukan hanya menjadi ujian bagi warga yang terdampak, namun
juga menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk menunjukkan empati dan
kebersamaan.
"Kita mengajak seluruh ASN KUA Kecamatan Sungai Sembilan, Penyuluh,
Staff, dan para calon pengantin yang sedang mengikuti layanan KUA, untuk
bersama-sama mendo'akan saudara-saudara kita yang terkena musibah. Selain itu,
kami juga membuka penggalangan donasi sebagai bentuk dukungan nyata," ucap
Ahmad Rizky.
Do’a bersama dilaksanakan di ruang balai nikah KUA Kecamatan Sungai
Sembilan dan dilanjutkan dengan membuka penggalangan donasi sebagai bentuk
dukungan nyata. Semua bantuan yang terkumpul akan diserahkan kepada warga yang
terdampak banjir melalui koordinasi dengan Kementerian Agama Kota Dumai.
Ahmad Rizky menambahkan bahwa nilai bantuan tidak diukur dari besar
kecilnya, tetapi dari ketulusan hati dan kepedulian untuk saling meringankan
beban sesama.
"Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal kebaikan
dan membantu saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi banjir. Mari
kita jadikan musibah ini sebagai momentum memperkuat rasa persaudaraan,"
tutup Plt. KUA Kecamatan Sungai Sembilan.
Dengan adanya kegiatan ini, KUA Kecamatan Sungai Sembilan berharap
seluruh pihak dapat terus berperan aktif dalam aksi kemanusiaan dan
meningkatkan rasa gotong royong di tengah masyarakat.(Ani/Ayu)