0 menit baca 0 %

Siswa MAN 4 Pekanbaru mendadak diliburkan 2 pekan

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) - Sebagai upaya preventif menghadapi penyebaran pandemi Corona Virus Disease (Covid 19), menindaklanjuti hasil rapat antara Gubernur Riau dan jajaran dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau pada Ahad (15/03), serta melaksanakan perintah Ka.

Pekanbaru (Inmas) - Sebagai upaya preventif menghadapi penyebaran pandemi Corona Virus Disease (Covid 19), menindaklanjuti hasil rapat antara Gubernur Riau dan jajaran dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau pada Ahad (15/03), serta melaksanakan perintah Ka. Kankemenag Kota Pekanbaru, Kepala MAN 4 Pekanbaru Agus Salim Tanjung, MA secara mendadak menggunakan pesan singkat di aplikasi WhatsApp dan Short Message Service (SMS) menginformasikan kepada civitas akademika MAN 4 Pekanbaru tentang peliburan proses belajar mengajar klasikal/ tatap muka per-16 Maret s/d 30 Maret 2020 untuk semua jenjang kelas.

Untuk siswa kelas XII yang dijadwalkan akan melangsungkan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UM-BK) pada pekan ini tanggal 16 s/d 21 Maret 2020 juga diliburkan dan akan dijadwalkan ulang, demikian salah satu bunyi pesan singkatnya.

Sistem pembelajaran klasikal/ tatap muka tersebut, diganti dengan pembelajaran dalam jaringan (daring), seperti melalui google classroom, laman  Rumah Belajar di belajar.kemdikbud.go.id, menggunakan aplikasi ruang guru, quipper, Zenius, dan sejenisnya ataupun penugasan-penugasan dalam bentuk lain menggunakan WhatsApp Group (WAG), yang terkordinir di Bidang Kurikulum madrasah.

Segenap civitas akademika diminta menjaga kesehatan pribadi dengan berolahraga yang cukup, makan-makanan bergizi dan menghindari interaksi dengan keramaian. Untuk siswa yang diliburkan, jika tidak ada yang begitu penting diminta untuk tetap beraktifitas di rumahnya masing-masing.

Sementara itu, untuk pendidikan dan tenaga kependidikan (PTK) tetap hadir sebagaimana biasa, sampai ada informasi lebih lanjut. Bagi yang sakit flu dan lainnya, dianjurkan dengan sangat agar segera berobat ke dokter atau rumah sakit untuk memastikan keadaan kesehatannya, tutup Agus dalam pesan singkatnyat.

Untuk diketahui, upaya meliburkan siswa selama 14 (empat) belas hari ini adalah sesuai protokol kesehatan World Health Organization (WHO). Karena masa inkubasi virus tersebut adalah selama 14 hari. Jika dalam kurun waktu tersebut, semua baik-baik sahaja, dapat dipastikan semuanya clean dari kemungkinan terjangkitnya Covid 19. (Ndri)