0 menit baca 0 %

Siswa MAN 1 Kuantan Singngi Tampilkan Role Play Dalam Tiga Bahasa

Ringkasan: Kuansing (inmas) Terhibur dan enak melihat nya itulah gambaran role play (drama tiga bahasa)  yang menjadi kegiatan rutin Sabtu (9/8) pagi di MAN  1 Kuansing Singingi. Role play ini selalu menjadi daya tarik tersendiri setiap kegiatan hari Sabtu pagi. Role play juga di dukung musik pengiring, seh...

Kuansing (inmas) Terhibur dan enak melihat nya itulah gambaran role play (drama tiga bahasa)  yang menjadi kegiatan rutin Sabtu (9/8) pagi di MAN  1 Kuansing Singingi. Role play ini selalu menjadi daya tarik tersendiri setiap kegiatan hari Sabtu pagi. 

Role play juga di dukung musik pengiring, sehingga siapa pun yang melihat dan mendengar nya akan terbawa suasana tentang apa yang menjadi tema role play itu . Ceritanya tentang kesedihan. Para siswa dan guru yang menyaksikan ikut terbawa suasana haru. Karena diiringi  alunan musik yang mendayu.

"Penampilan kami pagi ini begitu menghibur teman teman semua, sehingga dapat menyampaikan  pesan moral serta wahana belajar juga bagi kita semua. Walaupun penampilan kami ini masih ada banyak kekurangan nya dan cerita yang kami sampaikan pagi ini berkaitan juga tentang pantang menyerah layaknya pahlawan yang berjuang luar biasa tanpa mengenal lelah semangat itu lah yang harus kita pakai serta tularkan kepada teman teman semua "ujar Tri Ihsan siswa kelas XI IPA 1 itu. 

Ditambahkan Gianca Paretta siswa kelas XI IPA 1 mengatakan, kisah ini menceritakan tentang "ayah mengapa aku berbeda"yaitu sosok anak yang lahir dalam kekurangan secara fisik, pendengaran dan bicara gagap. Walaupun demikian semangat nya luar biasa untuk bangkit dari kekurangan nya, sehingga menjadi sebuah prestasi serta memberikan yang terbaik untuk kedua orang tuanya." Pesan yang dapat kita ambil dari kisah ini tetap semangat bagaimanapun keadaan kita "tutup nya. 

Kepala MAN 1 Kuantan Singingi Rini Susanti,S.Pd MM mengatakan, kegiatan role play ini harus terus  di pertahanan kan,karena  ini sudah menjadi kegiatan rutin madrasah setiap Sabtu pagi. "Harus kita support penuh apapun yang menjadi penunjang kemajuan madrasah guna menyalurkan minat dan bakat siswa", ujarnya .(AD/RD)