Kuansing (inmas) -Bukan hanya membekali siswa dengan bahasa Ingris, tahfiz dan bahasa Arab saja, namun Siswa MAN 1 Kuantan Singingi juga diajarkan berupa keterampilan. Salah satunya adalah membuat tanjak dari bahan kain songket.
Demikian diungkap Kudri guru bidang studi dan budaya kepada tim publikasi dan humas MAN 1 Kuantan Singingi Selasa (15/10) di Telukkuantan. "Keterampilan ini sudah kita ajarkan kepada siswa di beberapa kelas",ujar Kudri.
Dijelaskan, cara pembuatan tanjak berbahan kain songket ini adalah dengan cara mengambil potongan kain minimal ukuran 70 x 70 cm. Kemudian dilipat segi tiga. Lalu kemudian kedua sisi kain dijahit dengan rapi. Kemudian sisi bawah dari kain yang berbentuk sigi tiga tadi dilipat sesuai dengan model yang diinginkan.
Lalu kedua ujung kain tersebut digabungkan dengan perekat kain sesuai lingkaran ukuran kepala. Selanjutnya ujung dari lipatan segitiga dibentuk sesuai dengan yang diinginkan. "ini sudah kita ajarkan kepada siswa.mereka sangat antusias mempelajari",ucapnya.
Lebih jauh Mas Kudri menjelaskan, pelajaran seni budaya dan keterampilan ini sangat baik untuk siswa. Sebab kedepan jika dikembangkan secara baik, maka bisa menjadi salah satu sumber ekonomi kreatif bagi mereka. Sehingga bisa menjadi dan menjadi nilai kreaktifitas dan menghasilkan bagi siswa madrasah.
Dalam pada itu Kepala MAN 1 Kuantan Singingi Rini Susanti SPd MM mengatakan, dirinya menghargai hasil kerajinan tangan yang digagas oleh salah seorang majelis guru ini.Tidak tertutup kemungkinan ada ide lain dari guru yang lain. Dia menilai keterampilan seperti ini sangat baik diajarkan kepada siswa, guna menambah ilmu dan keterampilan mereka. (AD/RD).