0 menit baca 0 %

Sinergi Kemenag Inhil dan Pemerintah Daerah, Bupati Buka Pembekalan Dai Cilik di Era Digital

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Sinergi lintas sektoral dalam memperkuat syiar Islam di kalangan generasi muda terus diperkuat. Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, H. Hairuddin, hadir langsung mendampingi Bupati Inhil, H.

Tembilahan (Kemenag) – Sinergi lintas sektoral dalam memperkuat syiar Islam di kalangan generasi muda terus diperkuat. Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, H. Hairuddin, hadir langsung mendampingi Bupati Inhil, H. Herman dalam pembukaan kegiatan Pembekalan Dai dan Daiyah tingkat SLTP sederajat yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan bersama Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) Inhil ini melibatkan 30 peserta berbakat, di mana sebagian besar peserta merupakan siswa-siswi terbaik dari madrasah-madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran Kasi Bimas Islam, H. Hairuddin, menegaskan komitmen Kemenag Inhil dalam mengawal pembinaan mental dan spiritual pelajar sejak dini.

Bupati Inhil, H. Herman, dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi keagamaan seperti Kemenag untuk menjawab tantangan zaman. Ia mendorong agar para santri dan pelajar tidak hanya mahir membaca kitab, tetapi juga lihai menggunakan teknologi sebagai media dakwah.

"Kita ingin mencetak dai-daiyah yang melek teknologi. Di sinilah peran penting kolaborasi kita bersama Kemenag dan BKMT, agar anak-anak kita mampu menyebarkan konten islami yang moderat dan menyejukkan di media sosial," ujar Bupati Herman.

Senada dengan hal tersebut, kehadiran Kasi Bimas Islam H. Hairuddin di acara tersebut membawa pesan tentang pentingnya dakwah yang santun. Melalui pembekalan ini, diharapkan lahir duta-duta dakwah dari sekolah dan madrasah yang mampu membentengi rekan sebaya mereka dari pengaruh negatif dunia maya.

"Kementerian Agama sangat mendukung pembekalan ini sebagai langkah strategis menyiapkan generasi emas yang berakhlak mulia. Kami ingin memastikan bahwa dai muda kita memiliki pemahaman agama yang moderat, sehingga mereka mampu menjadi duta kedamaian di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi Z di Indragiri Hilir,” ujar H. Hairuddin.  (Ria)