Kuansing (Kemenag) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi tepatnya bagian Penyelenggara Zakat dan Wakaf bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuantan Singingi menggelar kegiatan pembinaan dan penyaluran bantuan ekonomi bagi mualaf se-Kabupaten Kuantan Singingi. Acara berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kuansing pada Senin (27/10/2025) dan dihadiri oleh para mualaf dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Kepala Kantor Kemenag Kuansing, Suhelmon, menyampaikan bahwa makna mualaf adalah orang yang hatinya telah dijinakkan oleh Allah SWT untuk menerima Islam. “Tidak semua orang diberi kesempatan untuk merasakan hidayah ini. Karena itu, mari kita syukuri dengan memperdalam keislaman dan menjaga ukhuwah dengan sesama muslim,” ujar Suhelmon.
Lebih lanjut, Suhelmon berpesan kepada para mualaf untuk: Berakrab-akrablah dengan teman yang seakidah, agar keimanan semakin kuat. Manfaatkan waktu bersama guru dan sahabat untuk memperdalam pengetahuan tentang Islam. Teruslah belajar dan mencari ilmu agama sebagai pedoman hidup. Berusaha meninggalkan tradisi atau kebiasaan sebelum memeluk Islam, agar dapat menjalani kehidupan sesuai ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Sementara itu, Ketua Baznas Kuansing, Syafriadi, dalam sambutannya menjelaskan peran dan fungsi Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah di Indonesia. Ia menegaskan bahwa Baznas tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan secara material, tetapi juga berkomitmen memberikan pembinaan berkelanjutan bagi para mualaf.
“Kami di Baznas Kuansing berupaya agar setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memperkuat spiritual dan kemandirian para mualaf. Pembinaan seperti ini menjadi langkah penting agar mereka dapat beradaptasi dan tumbuh bersama masyarakat muslim lainnya,” terang Syafriadi.