Indragiri Hulu,(Inmas). Senin 24 Februari 2020, sebanyak 27 orang peserta didik Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Modren Syamsuddin mengikuti Simulasi UNBK mata pelajaran bahasa Inggris.
Alhamdulillah, pelaksanaan Simulasi UNBK hari pertama tersebut berjalan dengan sukses dan lancar, ujar Afidatul Fitriyah, S.H.I,M.Si selaku kepala MA PPM. Syamsuddin.
UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional menggunakan komputer yang dijadikan sebagai perangkat ujian dan tidak menggunakan kertas. Karena itu, sebelum dilaksanakannya UNBK perlu diadakan simulasi atau uji coba terhadap perangkat komputer dan sistem UNBK itu sendiri.
Satuan pendidikan wajib mengikuti simulasi UNBK untuk mengetahui sejauh mana kemampuan/kesiapan sarana dan prasarana, khususnya perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang dipakai dalam UNBK nantinya. Simulasi UNBK juga untuk mengetahui keahlian proktor dan teknisi dalam menjalankan aplikas di UNBK, serta melatih siswa terbiasa menghadapi ujian berbasis komputer,
Pelaksanaan simulasi bertujuan mencegah murid mengalami kesulitan akibat kesalahan pelaksanaan ujian, misal error koneksi atau mati listrik.
Dengan simulasi, murid dan sekolah bisa mencari tahu berbagai hal yang berisiko mengganggu pelaksanaan ujian, sehingga bila ada permasalahan ketika pelaksanaan UNBK sudah ada solusi yang dipersiapkan, demikian disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kab. Inhu, Hendriadi, S.Ag,M.Pd.I.(tulang)
SIMULASI HARI PERTAMA UNBK MA PPM SYAMSUDDIN BERJALAN LANCAR
Ringkasan:
Indragiri Hulu,(Inmas). Senin 24 Februari 2020, sebanyak 27 orang peserta didik Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Modren Syamsuddin mengikuti Simulasi UNBK mata pelajaran bahasa Inggris. Alhamdulillah, pelaksanaan Simulasi UNBK hari pertama tersebut berjalan dengan sukses dan lancar, ujar Afidatul Fi...