Riau (Inmas) – Untuk lebih mematangkan pengamalan rukun haji dan umrah bagi Calon Jamaah Haji (JCH) Kota Pekanbaru, kelompok Bimbingan Ibadah Haji KBIH Arafah yang berlokasi di Jalan Fajar Labuh Baru melakukan simulasi selama dua hari terhitung sejak Kamis lalu dan hari ini Ahad (17/03). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan ibadah haji sekaligus menjadikan calhaj menjadi jamaah yang mandiri. Kemenag Kota Pekanbaru melaksanakan kegiatan simulasi manasik seluruh rangkaian ibdah haji. Semua kegiatan manasik haji sudah sangat terukur serta tidak melenceng dari kebijakan pemerintah bahkan jadwal diserahkan kemasing masing KBIH.
Simulasi tersebut dimulai dari wukuf di arafah, muzdalifah, Mina, melontar jumrah, Tawaf dan Sa’i ungkap Mahyudin selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama yang turut hadir pada acara praktek simulasi haji, Minggu (17/03) yang dipusatkan di KBIH Arafah Jalan Fajar Labuh Baru.
Mahyudin mengapresiasi KBIH Arafah yang telah menggelar pelaksanaan praktek rangkaian ibadah haji di tanah suci. “Simulasi ini yang akan dilalui oleh jamaah kita ketika berada di tanah suci nanti, semoga simulasi yang dilakukan jamaah hari ini bisa menambah wawasan dan pengalaman para calon jamaah haji sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah haji yang benar dan predikat haji mabrur pun bisa diraih”, terang Mahyudin. “Harapan kita tentunya, tertib yang dilaksanakan ini betul betul bisa dilaksanakan, apalagi sudah diarahkan oleh pembimbing haji, seolah olah jamaah benar benar melaksanakan haji yang sesungguhnya”ucapnya.
Ia juga menghimbau jamaah dapat menjalani rukun tersebut sehingga bisa mendapatkan hasil yang bermanfaat bagi seluruh calon jamaah haji Kota Pekanbaru.
Zamri S Ag MH selaku Pengelola KBIH Arafah mengatakan Simulasi Arafah Muzdalifah Mina (Armina) memiliki berbagai keuntungan bagi jamaah yang ingin berangkat haji. Pasalnya, akan mempermudah jamaah melaksanakan ibadah haji ditanah suci. “ Mudah mudahan yang ikut manasik haji hari ini bisa menerapkan sesuai dengan praktek hari ini di tanah suci nanti, semoga ilmu yang diperoleh jamaah KBIH Arafah betul betul berguna”, terangnya. “Semoga pelaksanaan simulasi lancar dan tidak ada kendala hingga akhir”, harap Zamri.(vera/faj)