Riau (Inmas) – Kontingen Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) Riau menuju Porsadin nasional III di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur secara resmi dilepas oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA di dampingi Kabag TU Drs H Mahyudin MA. Pelepasan tim porsadin Riau ini berlangsung pada pukul 14.00 di Aula Lantai II Kanwil Kemenag Riau.
Pada kesempatan itu Kepala Bidang Pendidikan Islam (Pakis) Drs H Fairus MA melaporkan kontingen porsadin (Pekan Olah raga Seni Santri Diniyah) Provinsi Riau pada Tahun ini menurunkan 26 peserta untuk sembilan cabang lomba. Sementara itu untuk para official ada sembilan orang, pembimbing sebanyak 18 orang dan penggembira sebanyak 28 orang.
Untuk Kontingen Riau sendiri sambungnya, akan dipantau langsung oleh Kakanwil Kemenag Riau, Kabag TU Kanwil Kemenag Riau, serta Kabid dan sejumlah Kasi di bidang Pendidikan Agama Islam. Ia berharap kontingen Riau bisa berjaya di Porsadin Nasional esok, dan dapat memperbaiki posisi Riau di Pentas PAI di Aceh lalu. Untuk tahun ini kontingen Riau juga membawa peserta yang telah berpengalaman menjadi juara di kancah nasional pada pentas PAI Aceh lalu pada cabang lomba pidato tingkat SD.
Selain itu, Fairus mengatakan semula untuk anggaran Porsadin Nasional 2017 ini tidak ada anggaran khusus, tapi sesuai dengan arahan Kakanwil dan Kabag pada akhirnya terkumpul anggaran untuk transportasi peserta meskipun dalam keterbatasan dana, jelas Fairus melaporkan.”Seluruh pembiayaan kontingen di Pasuruan ditanggung 100 persen oleh panitia Pemkab Pasuruan”, terangnya. Dikatakannya kontingen Riau berangkat esok hari (16/11) dari Bandara SSK II pada pukul 8.30 menggunakan pesawat lion Air langsung tanpa transit menuju Bandara Djuanda.
Menanggapi hal ini Kakanwil dalam sambutannya mengatakan secara prinsip kita tidak memiliki anggaran khusus menghadapi Porsadin Nasional ke III ini. Namun yang terpenting sekarang bisa berangkat meskipun dalam keterbatasan anggaran. Pihaknya menyakini untuk kedepan akan menyiapkan anggaran khusus untuk kegiatan porsadin ini secara matang, sehingga dengan demikian kita dapat berkontribusi secara maksimal. Ia berpesan kepada seluruh peserta agar apapun yang diperoleh di Pasuruan nanti, prestasi apapun yang akan diukir itu membawa nama Provinsi Riau. “Bersyukurlah kalian bisa dipercaya membawa nama Riau di kancah nasional”, terangnya.
“Kalian mewakili Riau dan harus bisa menunjukkan yang terbaik dalam porsadin ini, karena selama ini tak bisa dipungkiri Riau telah banyak menorehkan berbagai prestasi dalam kancah nasional, bahkan untuk KSM yang lalu Riau berhasil menyabet empat besar, bahkan untuk Aksioma Nasional, Riau juga berhasil meraih tiga besar dalam Skala Nasional”, ucapnya memberi spirit.
“Hal ini berarti Riau punya bibit bibit dan potensi hebat yang bisa dikembangkan di luar daerah”, sebutnya. Ahmad Supardi menitipkan beberapa pesan kepada para peserta. “Semoga kalian bisa menorehkan prestasi yang membanggakan daerah, kalian adalah duta Riau, jangan sombong karena sombong hanya milik Allah bukan makhluk, pesannya. Jangan lupa membaca Basmalah disaat akan bertanding nanti, karena dengan do’a tersebut akan ada kekuatan lain dari Allah yang akan meridhoi langkah dan perjuangan kalian, pesannya lagi. Dan yang tak kalah penting anak anakku sekalian harus optimis, karena hanya dengan optimis kalian bisa tampil secara maksimal, ujarnya mengakhiri sambutan.(vera/anto)