Siak (Inmas) – Malam penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an XXXIV Tahun 2015 di Kabupaten Siak Sabtu (21/11/15) di Astaka Utama Komplek Masjid Islamic Center Siak merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh para Kafilah dari Berbagai Daerah. Dari Delapan Cabang yang diperlombakan ternyata Kabupaten Rohul yang menduduki peringkat satu dengan jumlah nilai 77 dan berhak membawa pulang piala bergilir.
Urutan kedua diraih oleh Kabupaten baru yakni Kabupaten Meranti dengan jumlah nilai 43 dan disusul oleh Kota pekanbaru dengan jumlah nilai 42, Bengkalis urutan keempat dengan nilai 39, Kabupaten Pelalawan urutan kelima dengan nilai 38 sedangkan Tuan Rumah Kabupaten Siak berada pada urutan keenam dengan jumlah nilai 35.
Kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Siak Drs. H. Muharom selaku Ketua Bidang Musabaqah mengatakan yang meraih peringkat juara dalam MTQ ini saya ucapkan selamat dan semoga prestasi ini bisa dipertahankan di masa mendatang. Bagi peserta yang belum berhasil menunjukkan prestasinya dalam pentas MTQ kali ini, agar terus berlatih dan memacu diri untuk berprestasi di kesempatan-kesempatan yang akan datang. Saya mengingatkan, baik kepada yang menang maupun yang belum bahwa semangat bermusabaqah untuk meraih penghargaan tidak selayaknya sampai menggeser niat ikhlas untuk meningkatkan syiar Al Qur'an, dan membudayakannya dalam kehidupan umat Islam di Kabupaten Siak Khususnya dan Provinsi Riau pada umumnya. “Pesan Muharom usai penutupan MTQ tersebut”.
Untuk Kabupaten Inhu, Inhil, Kampar, Rohil, Kuantan Singingi dan Kota Dumai berada pada peringkat berikutnya. Hasil ini didapat setelah Sekretaris Dewan Hakim membaca surat keputusan Dewan Hakim. Namun sebelumnnya Ketua LPTQ Provinsi Riau Dr. Suryan A. Jamra dalam sambutannya mengatakan Semangat untuk membaca dan menghayati kalam Illahi dan seterusnya mendalami isi dan mengamalkan ajaran Al Qur'an itu dalam kehidupan sehari-hari jangan hanya tumbuh dan layu untuk semusim. Hal ini seharusnya dipandang sebagai kebutuhan bagi setiap muslim. Oleh karena itu, mudah-mudahan hasil MTQ ini dapat menambah wawasan, penghayatan dan cinta kita terhadap Al Qur'an. “Ungkap Suryan A. Jamra”.
Sementara itu Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si yang mewakili Plt. Gubri untuk menutup secara resmi pelaksanaan MTQ tersebut mengatakan, Pelaksanaan musabaqah merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan tilawah, hafalan serta pendalaman isi Al Qur'an. Upaya yang dilakukan tidak boleh berhenti sampai disini. Kegiatan yang bersifat kolosal dan sarat dengan syiar Islam ini akan menjadi sia-sia dan percuma saja apabila tidak meninggalkan bekas di tengah masyarakat. Untuk itu, diperlukan perhatian, keterlibatan dan tanggungjawab seluruh komponen umat dan jajaran Pemerintah, agar penyelenggaraan kegiatan seperti ini selalu didukung dan digalakkan agar supaya dapat memberi bekas dan pengaruh positif yang tampak dan dirasakan secara nyata dan terukur dalam perkembangan kehidupan masyarakat Provinsi Riau. “ Ungkap Syamsuar”
Kegiatan malam penutupan ini dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Drs. H. Tarmizi, MA, Bupati dan Walikota Se-Provinsi Riau, Kakankemenag Kab/Kota Se-Provinsi Riau, Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan, SE, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para undangan lainnya. (Awl)