Shalat Ritual Harus Jadi Shalat Aktual
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Ibadah Sholat ritual harus dirubah menjadi sholat aktual, sebab sholat ritual hanya menjadikan sholat sebagai rutinitas belaka dan hanya sekedar melepas kewajiban. Sedangkan sholat aktual adalah sholat yang dapat merubah sikap dan perilaku, sebagaimana disebutkan dalam firman all...
Rokan Hulu (Humas)- Ibadah Sholat ritual harus dirubah menjadi sholat aktual, sebab sholat ritual hanya menjadikan sholat sebagai rutinitas belaka dan hanya sekedar melepas kewajiban. Sedangkan sholat aktual adalah sholat yang dapat merubah sikap dan perilaku, sebagaimana disebutkan dalam firman allah dalam Al- Quran yang artinya "Sesungguhnya sholat dapat mencegah perbuatan keji dan munkar".
"Jika sholat aktual tak dapat diwujudkan, maka sholat kita hanya sekedar acara ceremonial belaka dalam menghadap allah, tanpa substansi , tanpa makna dan apalagi tanpa manfaat serta tanpa dampak positif dalam diri," demikian disampaikan ka kan kemenag Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan, MA dalam tausiyahnya ketika memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat tandun, Selasa (5/7) di Masjid Jabal Nur Tandun.
Menurutnya, ibadah sholat adalah oleh oleh nabi dari perjalanan panjang dalam rentang waktu singkat yaitu Isra Miraj. Dalam salah satu hadis nabi disebutkan, bahwa sholat adalah mi` rojnya kaum muslimin.
Dijelaskannya, ketika dalam perjalanan Isra, Nabi diperlihatkan sekelompok manusia yang menanam hari itu dan memanen juga hari itu. Ketika nabi bertanya kepada jibril tentang ini, jibril menjelaskan bahwa itu adalah tamsil bagi umat muhammad saw yang membelanjakan hartanya di jalan allah.
"Ketika harta dibelanjakan di jalan allah, maka saat itu juga Allah swt memberikan ganjaran pahalanya minimal 700 kali lipat atau bahkan lebih dari itu," ungkapnya.
Pelajaran lain yang diperlihatkan Allah kepada Muhammad adalah satu orang tua yang di hadapannya ada dua tumpuk makanan. Satu tumpuk yang baik dan bergizi dan satu tumpuk lainnya makanan yang basi. Anehnya, orang tua itu justru memakan yang basi, bukan yang baik dan bergizi. Jibril menjelaskan, ini adalah contoh ummat muhammad yang menyukai barang yang haram ketimbang barang yang Halal. Punya istri yang halal, tapi suka jajan barang yang haram. Akibatnya, penyakit aids semakin berkembang dan memakan korban.
Hadir dalam kesempatan itu camat tandun atau yang mewakilinya, kapolsek tandun, ka kua Kec Tandun, Kades Tandun, alim ulama, cerdik pandai, tokoh agama, tokoh masyarakat, ninik mamak, pengurus masjid, imam masjid dan masyarakat tandun yang berjumlah sekitar 300 orang. (ash edit by msd)