0 menit baca 0 %

SETIAP ANAK DILAHIRKAN DALAM KEADAAN SUCI

Ringkasan: Indragiri Hulu,(Inmas). Kelahiran seorang anak merupakan suatu karunia, nikmat dan keberkahan dari Allah SWT, sekaligus sebagai Amanat-Nya. Maka dengan kelahiran anak, orang tua mendapat suatu beban dan tanggung jawab yang berat, di mana anak itu harus dipelihara, diasuh dan dididik dengan sebaik-ba...

Indragiri Hulu,(Inmas). Kelahiran seorang anak merupakan suatu karunia, nikmat dan keberkahan dari Allah SWT, sekaligus sebagai Amanat-Nya. Maka dengan kelahiran anak, orang tua mendapat suatu beban dan tanggung jawab yang berat, di mana anak itu harus dipelihara, diasuh dan dididik dengan sebaik-baiknya. Sebab menurut teori Tabularasa anak itu ibarat kertas putih. Terserah kepada kedua orang tuanyalah kertas itu akan dilukis atau digambar. Demikian pula menurut ajaran Islam, bahwa anak yang dilahirkan itu dalam keadaan fitrah, yakni masih suci. Maka tergantung kedua orang tuanyalah yang akan mendidiknya menjadi Yahudi, Nasrani atau Majusi.
Sebagaimana disebutkan dalam sabda Rasulullah SAW.                    
Kullu Mauluudin Yuuladu ‘Alal Fitrah, Fa Abwaahu Yuhawwidaanihi Au Yunash Shiraanihi Au Yumajjisaanihi.
Artinya : “Setiap anak yang dilahirkan dalam keadaan suci (Islam), maka kedua orang tuanyalah yang meyahudikannya atau menasranikan atau memajusikannya”. (Al-Hadits).       
Dengan kelahiran anak  maka bertambah pula anggota keluarga. Insya Allah dengan bertambahnya angota keluarga akan bertambah pula rezeki dan karunia/keberkahan dari Allah SWT.
Semoga menjadi keluarga yang kuat imannya, sehat jasmani dan rohani, serta taat menjalankan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya, dan Insya Allah akan  tercipta keharmonisan keluarga dengan penuh kasih sayang untuk memperoleh keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Warrahmah, demikian beberapa arahan/nasehat yang disampaikan Kakankemenag Kab. Inhu Drs. H. A. Karim, M.Pd.I ketika memenuhi undangan Tasyakuran atas kelahiran putra dari Muspian Irawan, S.Pd selaku honorer pada KUA Kecamatan Rengat Barat.
Semoga kebersamaan maupun rasa kekeluargaan tanpa mengenal status maupun jabatan tetap dapat kita pelihara dengan baik sebagaimana yang telah kita laksanakan selama ini, ujar H. Marjoni, S.Ag,MA selaku Ka.Subbag Tata Usaha kepada inmas Kankemenag Kab. Inhu.(tulang).