0 menit baca 0 %

Setelah Terpisah 5 Hari, Akhirnya Pasangan Jemaah Haji Ini Bertemu Di Mekkah

Ringkasan: Riau (Inmas) - Musim haji 2019 telah tiba pertanda saatnya bagi umat Muslim di dunia untuk menjalankan ibadah haji ke Tanah Suci, Mekkah. Sebagai rukun Islam ke-5, ibadah haji sedianya menjadi cita-cita bagi umat Muslim.Sayangnya, kendala waktu hingga biaya, bahkan tak jarang karena alasan sakit yan...

Riau (Inmas) - Musim haji 2019 telah tiba pertanda saatnya bagi umat Muslim di dunia untuk menjalankan ibadah haji ke Tanah Suci, Mekkah. Sebagai rukun Islam ke-5, ibadah haji sedianya menjadi cita-cita bagi umat Muslim.

Sayangnya, kendala waktu hingga biaya, bahkan tak jarang karena alasan sakit yang mengharuskan mendapat perawatan intensif membuat calon jemaah haji baru bisa berangkat ke Tanah Suci ketika telah dipastikan sehat.

Seperti yang dialami pasangan jemaah dari desa Suka Maju Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuansing. Mereka harus terpisah berangkat hingga bertemu kembali di Mekkah setelah lima hari lamanya.

Pak Tukiman adalah jamaah kloter 19 yang tertunda keberangkatannya karena sakit yang dideritanya. Ia dirujuk  ke Rumah Sakit Awal Bros untuk dirawat lebih intensif. Sementara itu sang istri Katijem (58) harus ikhlas berangkat lebih dahulu bersama jemaah lain kloter BTH 19 pada Rabu (23/07) dini hari menuju Bandara Hang Nadim Batam.

Ketua kloter BTH 19 Resman Junaidi mengatakan keberangkatan Tukiman dititipkan ke kloter BTH 20 yang bertolak ke Mekkah pada esok harinya (24/07). Setelah dipastikan mulai pulih, Tukiman pun berangkat bergabung dengan ratusan jemaah lainnya ke Jeddah.

“Pak tukiman yang kemaren gagal berangkat karena harus di rawat di EHA Pekanbaru,dan bergabung atau dititipkan ke kloter BTH 20, akhirnya bisa kembali bergabung ke kloter 19, bertemu kembali dengan istri tercinta” terangnya kepada humas, Minggu (28/07)  pukul 22.13 

Pihaknya mengaku telah mengajukan surat kepada sektor 1 untuk pemindahan Pak Tukiman ke kloter asal. Sekaligus juga serta sudah menyerahkan surat pernyataan dari Pak Tukiman bahwa beliau bersedia dipindahkan ke kloter 19.

“Alhamdulillah surat permohonan dari kita diproses oleh khas sektor ke daker Mekah”, sebutnya.

Dikatakannya Tukiman yang berusia 69 tahun tersebut membuat surat pernyataan  bahwa beliau bersedia dipindahkan ke kloter 19. Dan bersedia menanggung segala resiko.

“Alhamdulillah sekarang beliau sudah bersatu kembali dengan istri sehingga istri bisa maksimal merawat beliau”, kata Resman.

Resman menambahkan Tukiman dipindahkan pada pukul 17.00 WAS atau 21.00 WIB dari hotel 103 ke hotel 121 tempat istrinya ditempatkan selama si Mekkah.

Hal senada diungkapkan ketua kloter BTH 20 Dr Anasri Nurdin, bahwa ia turut senang pak Tukiman sudah pindah ke kloter BTH 19 dan bersua dengan istri.

Sekarang 2 orang jemaah yang terpisah selama lima hari itu tampak duduk secara bersisian dikamar hotel, mereka tampak lebih bersemangat sambil menyandang tas dada masing masing.(vera)