0 menit baca 0 %

Setelah Melakukan Monev USBN, Kasi Pendis Tinjau Kebun Jagung Siswa

Ringkasan: Siak (Inmas) Sesaat setelah melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Hidayah, Kampung Jayapura, Kecamatan Bungaraya, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Resman Junaidi, S.HI, b...

Siak (Inmas) – Sesaat setelah melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Hidayah, Kampung Jayapura, Kecamatan Bungaraya, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Resman Junaidi, S.HI, bersama Staf Pendis, Dian Pauza, S.Sos diajak oleh Kepala MTs Nurul Hidayah, Juhari, S.Pd bersama mejelis guru untuk melihat kebun jagung yang ditanam oleh siswa.

Rimbunnya tanaman jagung tersebut membuat Resman Junaidi kagum dan mengapresiasi atas semangat dan kepedulian para guru untuk melatih para siswa untuk pandai berkebun. “Ini sangat membanggakan kita, jadi para siswa bukan hanya mengandalkan kepintarannya saja, tetapi mereka mempunyai skill yang mumpuni terutama dibidang tanam menanam seperti jagung ini”, ungkapnya senang.

Sementara itu, Juhari menjelaskan bahwa kebun jagung ini murni ditanam oleh para siswa dengan dibina oleh majelis guru, sehingga hasilnya diharapakan dapat dinikmati nanti setelah berhasil. “Insya’Allah tidak lama lagi tanaman jagung ini akan berbuah. Sekarang sudah mulai tampak buahnya masih kecil. Mudah-mudahan semuanya nanti berhasil dan tidak ada yang mati diserang hama maupun gulma. Selain ini, masih ada beberapa hasil kerajinan siswa yang sangat bagus dan potensial untuk dikembangkan”, ujarnya.

Sebelumnya, kedatangan Kasi Pendis Kankemenag Siak tersebut dalam rangka melakukan monitoring pelaksanaan ujian di madrasah yang terletak di kecamatan penghasil lumbung padi di Kabupaten Siak tersebut. Untuk MTs Nurul Hidayah sendiri, jumlah siswa yang mengikuti USBN sebanyak 58 peserta didik dengan rincian 32 orang laki-laki  dan 26 orang siswi perempuan. Adapun jumlah ruangan yang digunakan sebanyak 3 ruangan. (Hd)