Serang (Inmas) - Pospenas VII di Banten akan segera berakhir, dihari terakhir perlombaan ini, empat finalis silat akan bertarung di babak final. Masing-masing sudah siap dengan segala jurus mereka. Salah satunya Taufiqurrahaman salah satu finalis pencak silat Riau mengatakan bahwa ini adalah pengalaman pertama ikut dalam lintasan ini. Ketika ditanya tentang kesiapan mentalnya akan bertemu dengan pihak lawan utusan DKI Jakarta di babak final. Dengan jujur pendekar asal Pelelawan mengakui sedikit gugup dan deg-degan, tapi akan semaksimal mungkin saya tepis demi untuk mengharumkan nama Riau, ujar bocah siswa kelas III MA Ponpes Al kaustar tersebut. tidak mudah bagi saya melewati empat putaran hingga berhasil menundukkan pihak lawannya ceritanya bersemangat".
Ketika disinggung perjuangannya menuju final tersebut, taufik mengaku sejak dibabak penyisihan, ia bertemu dengan lawan-lawan yang tangguh dari Sumbar, kemudian Sulteng, dan Bali. Namun yang paling berat justru pada babak semi final, ketika melawan Kaustar, tuan rumah Banten. Alhamdulillah berhasil ditumbangkan, terang siswa murah senyum menjelaskan sembari tertawa renyah.
Demikian pula finalis lainnya, kata Ustadz Kholil pelatih Tapak Suci Ponpes Al Kaustar. Anak -anak tersebut sudah dilatih melalui TC selama 20 hari sebelum berangkat dan telah disiapkan dengan matang untuk perlombaan ini, katanya kepada Humas Kanwil Kemenag Riau pada saat pertandingan akan dimulai, Kamis, 27/10 di Gedung Korem Kota Serang. (vera)