Rokan Hulu ( Inmas ) – Setelah melalui seleksi tes tertulis dan
wawancara pada awal Januari 2020 yang lalu, sebanyak 130 orang Penyuluh Agama
Islam (PAI) non PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu
terima SK Honor.
Penyerahan SK honor PAI non PNS kemenag Rohul ini berlangsung di
musholla yang ada di kawasan kantor Kemenag Rohul dengan dihadiri Ka Subbag TU
H. Zulkifli Syarif, S.Ag, M.Sy, Kasi Bimas Islam H. Mulyadi, S.Ag, M.Sy serta
seluruh KUA Kecamatan. SK honor diserahkan Kakan Kemenag Rohul Drs. H.
Syahrudin, M.Sy secara simbolis kepada PAI asal Kecamatan Tandun. Usai terima
SK, tangan kanan Kemenag Rohul ini juga membuka rekening gaji di Bank Riau
Kepri Syariah.
” PAI non
PNS Rokan Hulu direkrut melalui seleksi yang ketat, tes tertulis dan wawancara
pada awal Januari 2020 lalu. Dari 200 orang lebih calon penyuluh, kita berhasil
menjaring 130 orang penyuluh terbaik. Dan hari ini kita serahkan SK Honor-nya.
Dan SK ini berlaku selama 5 tahun terhitung januari 2020?, ujar Kakan Kemenag
Rohul Syahrudin.
” untuk Gaji, atau upah, sesuai DIPA kemenag Rohul, satu orang
penyuluh menerima gaji senilai Rp 1 juta perbulan, dibayarkan sekali tiga bulan
langsung ke rekening masing-masing penyuluh, adapun salah satu syarat
dibayarkannya honor ini yaitu dengan adanya bukti absen, dokumen kegiatan dan
sebagainya sesuai dengan tupoksi sebagai penyuluh ”, terang Syahrudin.
Kakan
kemenag Rohul berharap Penyuluh Agama Islam non PNS, selaku tangan Kemenag
Rohul dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin. Adapun tugas dan
kewajiban penyuluh agama yakni mensosialisasikan dan menyampaikan tentang
pelayanan haji dan umroh, pembenahan pendidikan keagamaan di MDTA, Pondok
Pesantren, mensosialisasikan Peraturan Kementerian Agama RI No 20 tahun 2020
tentang penguatan pendidikan karakter yang akan diterapkan di madrasah dan
sekolah umum, serta mengingatkan masyarakat tentang makanan yang bersertifikasi
halal. Para penyuluh agama juga dituntut menjadi penyejuk ditengah persoalan
agama yang menjadi kebimbangan ditengah masyarakat.***(Eel)