0 menit baca 0 %

Serahkan Dua Karyanya, Guru MAN 1 Siak ini Sebut Menulis Aktifitas Menyenangkan

Ringkasan: Siak (Inmas) - Guru sebagai pendidik tidak hanya sebagai pengajar, tapi juga dituntut berperan aktif dalam mengembangkan dan menciptakan kreatifitas yang dimiliki dirinya kemudian disebarkan kepada orang lain dalam berbagai bentuk salah satunya media tulis.

Siak (Inmas) - Guru sebagai pendidik tidak hanya sebagai pengajar, tapi juga dituntut berperan aktif dalam mengembangkan dan menciptakan kreatifitas yang dimiliki dirinya kemudian disebarkan kepada orang lain dalam berbagai bentuk salah satunya media tulis. Hal inilah yang dilakukan oleh seorang guru MAN 1 Siak, S. Ratih Uswatun Hasanah yang kembali melahirkan karya tulisnya guna memperkaya khazanah keilmuan sebagai bukti kepeduliannya terhadap dunia literasi.

Masih bersempena dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang ke-74 tahun 2020,  bertempat di ruang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, S. Ratih Uswatun Khasanah diterima dengan hangat oleh Drs. H. Muharom. Dalam pertemuan tersebut, Ratih menyerahkan dua buah buku karyanya. "Kehadiran saya kemari dalam rangka memenuhi janji pada bapak Kepala Kankemenag Siak beberapa waktu lalu untuk menyerahkan buku yang sebelumnya mendapat penghargaan dari Gubernur Riau pada tanggal 23 November 2019, tepatnya saat peringatan Hari Guru Nasional di Perpustakaan Wilayah Soeman H.S, bersama para penggiat literasi se-Riau," ujarnya saat ditemui Inmas Kankemenag Siak.

Adapun dua buku yang diserahkan tersebut adalah karya tunggal ke-4 nya yang berjudul "Panduan Praktis dan Lengkap PPDB ONLINE untuk Sekolah/Madrasah Abad 21". Buku ini berisi tutorial singkat & padat mengenai cara merancang aplikasi online hingga eksekusi data akhir sistem Penerimaan Peserta Didik Baru secara online. Buku kedua merupakan karya bersama para penulis Media Guru Indonesia berjudul "Guru Penulis, Guru VIP". buku ini berkisah tentang pengalaman menarik dan unik para guru penulis se-Indonesia menjadi guru VIP.

Bagi Ratih, menulis adalah aktifitas yang sangat menyenangkan. Menulis adalah salah satu caranya untuk mengisi waktu kosong antara tugas madrasah dan rumah tangga. Oleh sebab itu Perempuan kelahiran 28 Juli 1983 ini telah beberpa kali mendapatkan penghargaan atas prestasinya tersebut. Sejumlah penghargaan yang pernah diperoleh Ratih, diantaranya yang terbaru adalah; Guru Penulis Kreatif Riau Tahun 2019 (Penghargaan dari Gubernur Riau), Penghargaan ari Dirjen Pendis Kemenag RI atas partisipasi pengiriman naskah untuk Simposium Nasional (SimNas) GTK, Pegiat Literasi Provinsi Riau Tahun 2018 oleh Gubernur Riau bersama Media Guru Indonesia, Juara 2 Guru Berprestasi tingkat Provinsi Riau dalam Ajang Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah 2018, serta Anugerah Guru Penulis tahun 2018 dari Bupati Siak melalui PGRI kabupaten Siak.

Drs. H. Muharom selaku Kepala Kankemenag Siak sangat mengapresiasi karya tulis Alumnus Universitas Negeri Yogyakarta tersebut. “Saya sangat menyambut baik atas lahirnya karya tulis dari ibu S. Ratih Uswatun Hasanah. Tak banyak guru aktif menulis, tetapi saya salut beliau mampu menghasilkan karya yang sangat bagus bagi perkembangan dunia pendidikan melalui dua karyanya ini, terutama karya ini beliau hasilkan di sele-sela kesibukannya mengajar, mendidik sekaligus sebagi ibu rumah tangga. Bagi saya pribadi, ini harus menjadi motivasi bagi kita agar peduli terhadap dunia literasi yang hari ini dirasa masih belum diminati banyak orang. Kepada ibu S. Ratih Uswatun Hasanah, saya ucapkan tahniah, teruslah lah berkarya untuk memajukan pendidikan di Negeri ini,” tukasnya. (Hd)