0 menit baca 0 %

Seragam Batik Jamaah Harus Cerah

Ringkasan: Jakarta (Pinmas)- Wacana penggunaan batik sebagai seragam pada jamaah haji Indonesia untuk pengganti seragam jamaah sebelumnya yang berwarna hijau telur asin diharapkan dapat berwarna cerah. Warna cerah ini ditujukan agar mempermudah membedakan atau melihat jamaah haji Indonesia kendati berada dikej...
Jakarta (Pinmas)- Wacana penggunaan batik sebagai seragam pada jamaah haji Indonesia untuk pengganti seragam jamaah sebelumnya yang berwarna hijau telur asin diharapkan dapat berwarna cerah. Warna cerah ini ditujukan agar mempermudah membedakan atau melihat jamaah haji Indonesia kendati berada dikejauhan. Demikian diungkapkan Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Sesditjen PHU) Abdul Ghafur Djawahir usai member arahan kepada pesesrta Pelatihan dan Pembekalan Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1431 H/2010 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (25/7) malam. Untuk desain seragam ini, kata Ghofur, harus ditentukan oleh ahli. Oleh karena itulah dilombakan. Nah, salah satu syaratnya antara lain, Tidak boleh ada gambar binatang, orang atau makhluk hidup. Selain itu, harus memenuhi ke Indonesiaan. Ghofur menambahkan, komposisi warna harus cerah , memudahkan jika ada jamaah yang tersesat, dari jauh dapat kelihatan bahwa itu adalah jamaah kita. "Jangan cerah terlihat dari dekat saja, tapi harus cerah terlihat dari jauh," ujar Ghafur. Menurut Ghofur, pada lomba seragam batik ini, dari sepuluh finalis kita tentukan, sekarang sudah ada pemenangnya. Saat ini, mereka harus menyediakan semua persiapannya. Namun, yang jadi permasalahan, jika dikenakan ,untuk tahun ini apakah cukup waktu atau tidak? Tapi kalau untuk tahun depan, Insya Allah bisa dilaksanakan dengan baik. Karena batik ini nantinya akan kita sosialisaikan terlebih dahulu oleh para peragawan dan peragawati. (isk)