Duri- Pondok Pesantren Modern Al-Jauhar Duri, Riau menggelar acara pelatihan Menulis Makalah Al-Qur’an (MMQ) pada hari Rabu, 22 Februari 2017 lalu. Acara ini merupakan rangkaian dari acara peringatan milad ke 25 Ponpes Al-Jauhar Duri. Hadir sebagai pemateri Juara 2 M2IQ Nasional 2012 di Ambon, Susanto Al-Yamin. Pelatihan ini diikuti oleh 40 santri pilihan.
Pimpinan Ponpes Al-Jauhar, Ust. Azwar Ilyas, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk melahirkan penulis-penulis muda yang produktif dan kreatif terutama dalam pengkajian al-Qur’an. Selain itu, beliau juga berharap melalui pelatihan ini bisa melahirkan juara-juara baru di cabang MMQ baik pada ajang MTQ tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional. “Mudah-mudahan melalui pelatihan ini akan lahir juara-juara baru yang melanjutkan prestasi beberapa alumni Al-Jauhar dalam cabang MMQ baik di tingkat lokal maupun nasional”, demikian kata Ust. Azwar memotivasi para peserta.
Acara ini dibagi menjadi beberapa sesi. Sesi pertama pemaparan materi tentang MMQ yang disampaikan langsung oleh Susanto Al-Yamin, juara MMQ Nasional yang pernah nyantri di Ponpes Al-Jauhar Duri, Riau. Sesi kedua diisi dengan tanya jawab. Para santri sangat antusias menyampaikan banyak pertanyaan, sehingga suasananya sangat aktif dan dinamis. Kemudian pada sesi ketiga, para peserta diberikan waktu sekitar dua jam untuk praktik menulis 3-4 halaman.
Selanjutnya ditutup dengan sesi evaluasi. Dalam sesi penutup ini, Susanto didampingi ketua Panitia yang juga Direktur KMI Ponpes Al-Jauhar, Ust. Haryono, M.Pd memberikan saran dan kritikan yang konstruktif terhadap tulisan-tulisan yang dibuat oleh para peserta.
“Secara umum, para peserta sudah mampu menulis dengan baik sesuai ketentuan, bahkan beberapa diantaranya sangat bagus dan menarik perhatian saya. Saya berharap anak-anak ini bisa terus berlatih dan banyak membaca berbagai referensi, sehingga karya tulisnya menjadi lebih menarik dan berisi. Mudah-mudahan mereka bisa mewariskan tradisi juara para seniornya dalam cabang MMQ. Karena selama ini, para alumni al-Jauhar sudah banyak yang menjadi juara MMQ baik tingkat lokal maupun nasional”, demikian kata Susanto Al-Yamin dalam closing statement-nya.
“Mudah-mudahan acara ini ada tindak lanjutnya, tidak hanya berhenti di sini. Kami berharap anak-anak terus berlatih dan berkarya. Kita akan berupaya agar karya tulis itu bisa diterbitkan dalam bentuk buku sebagai kado milad seperempat abad Ponpes Al-Jauhar”, kata Ust. Haryono dalam sambutan penutupnya. (ssnt/e-m)