Rokan Hulu (Kemenag) — Dalam upaya memperkuat peran remaja masjid sebagai generasi penerus umat dan penjaga moral masyarakat, Salah satu Staf Kantor Urusan Agama (KUA) Tambusai Utara turut menghadiri kegiatan Wirid Akbar Remaja Masjid se-Desa Mahato yang digelar di Masjid Nurul Iman KM. 24 Mahato, Kamis 29 Oktober 2025
Kegiatan ini
dihadiri oleh Ustadz Muhammad Hafiz, Ketua BKPRMI Mahato, Andi Hakim Siregar,
S.Pd.I, Ketua BKM Masjid Nurul Iman, Ridwan, para Tokoh agama, Tokoh pemuda,
Perangkat RW, serta seluruh Remaja Masjid dari berbagai dusun di Desa Mahato.
Acara
berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta memenuhi
masjid dengan nuansa keagamaan yang kental, diawali dengan pembacaan ayat suci
Al-Qur’an, dilanjutkan dengan zikir dan tausiah yang membangkitkan semangat
spiritual para remaja.
Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi dan pembinaan bagi remaja masjid agar
semakin aktif dalam kegiatan dakwah, sosial, dan kemasyarakatan di lingkungan
masing-masing.
Dalam
sambutannya, perwakilan Staf KUA Tambusai Utara, Irwanto menyampaikan apresiasi
atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif bagi pembinaan
generasi muda Islam.
“Alhamdulillah,
kami sangat bersyukur dapat hadir dalam kegiatan wirid akbar ini. Kegiatan
seperti ini adalah bukti nyata semangat generasi muda dalam memakmurkan rumah
Allah. KUA Tambusai Utara sangat mengapresiasi langkah para remaja masjid yang
terus aktif berdakwah dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Kami
berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut dan
menjadi agenda rutin. Karena dari remaja masjid inilah akan lahir pemuda-pemuda
yang berakhlak mulia, cinta masjid, dan menjadi pelopor kebaikan di
lingkungannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BKPRMI Mahato, Andi Hakim Siregar, S.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran remaja masjid dalam membangun karakter dan moral generasi Islam di tengah tantangan zaman.
“Melalui
kegiatan wirid akbar ini, kita menumbuhkan semangat kebersamaan dan memperkuat
komitmen untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat.
Saya mengajak seluruh remaja untuk terus aktif, kreatif, dan berkontribusi
dalam kegiatan keagamaan. Jadikan momentum ini sebagai ajang mempererat
silaturahmi dan menumbuhkan semangat dakwah di kalangan pemuda Islam,” ujarnya.
Senada
dengan itu, Ketua BKM Masjid Nurul Iman, Ridwan, menyampaikan rasa bangganya
atas kehadiran para remaja masjid dari berbagai wilayah Mahato yang memadati
masjid pada malam itu.
“Kami selaku
pengurus Masjid Nurul Iman merasa bangga atas terselenggaranya kegiatan wirid
akbar ini. Kehadiran para remaja masjid dari seluruh desa Mahato menunjukkan
bahwa semangat memakmurkan masjid masih hidup di hati generasi muda. Masjid
bukan hanya tempat ibadah, tapi juga tempat membina akhlak, ilmu, dan persaudaraan.
Semoga kegiatan ini membawa berkah, mempererat persatuan, dan menjadi awal dari
semakin aktifnya kegiatan keagamaan di Mahato,” ucapnya.
Selain
kegiatan wirid dan tausiah, acara juga diisi dengan diskusi ringan antar remaja
masjid tentang program-program pembinaan keagamaan dan sosial di tingkat desa.
Mereka saling berbagi pengalaman dan ide untuk menghidupkan kegiatan masjid di
lingkungan masing-masing, mulai dari kajian remaja, pelatihan imam dan muazin,
hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan
wirid akbar ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad
hafiz, memohon keberkahan dan kekuatan iman bagi seluruh peserta. Suasana
kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta melakukan foto bersama,
sebagai simbol persatuan dan semangat dakwah generasi muda Islam di Desa
Mahato.
Melalui
kegiatan seperti ini, diharapkan remaja masjid dapat terus menjadi motor
penggerak perubahan positif di tengah masyarakat, serta menjadi generasi yang
mampu menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kebersamaan di lingkungan
Desa Mahato dan sekitarnya. (Humas/KUA Tambusai Utara)