0 menit baca 0 %

Semarak Hari Santri Nasional: Penghulu KUA Tambusai Utara dan Staff Hadiri Peringatan di Ponpes Daarussalamah, Bangun Jaya

Ringkasan: Rokan Hulu (Kemenag) Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Tambusai Utara, Riswan Hasibuan, S.H., dan salah satu Staff, Elvi Tambak turut menghadiri kegiatan peringatan Hari Santri yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Daarussalamah, Desa Ba...

Rokan Hulu (Kemenag)– Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Tambusai Utara, Riswan Hasibuan, S.H., dan salah satu Staff, Elvi Tambak turut menghadiri kegiatan peringatan Hari Santri yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Daarussalamah, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Ahad 2 November 2025

Kegiatan yang mengusung tema “Istighosah, Shalawat dan Pengajian” ini berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Ratusan santri, ustadz, wali santri, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintahan setempat turut hadir memeriahkan acara yang sarat dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan itu Camat Tambusai Utara, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Rokan Hulu, Kapolsek, Koramil, para tokoh agama, serta perwakilan dari berbagai lembaga keagamaan di wilayah setempat.

Dalam sambutannya, Camat Tambusai Utara, Sunarji, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak pesantren yang telah menyelenggarakan kegiatan peringatan Hari Santri dengan semangat kebersamaan dan penuh makna. Ia menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa yang religius dan berakhlak mulia.

“Santri adalah benteng moral bangsa. Dari pesantren, lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia. Santri harus menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah arus modernisasi,” ujar Camat Tambusai Utara dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Ahmad Nuri, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan ulama dan santri yang turut berperan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Peringatan Hari Santri ini bukan hanya seremoni, tetapi pengingat bagi kita semua bahwa semangat santri adalah semangat perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian kepada agama serta tanah air. Santri hari ini harus siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dan mengawal moral bangsa,” ungkap Ketua PCNU Rokan Hulu.

Acara juga diisi dengan tausiah oleh Kyai Imam Ahmad Syadzali, yang memberikan siraman rohani dan motivasi kepada para santri untuk terus menuntut ilmu dengan kesungguhan serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah perkembangan teknologi dan zaman yang serba cepat. Beliau menegaskan bahwa santri modern harus berani mengambil peran strategis dalam kehidupan sosial, dengan tetap menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman utama dalam setiap langkah.

“Santri tidak boleh tertinggal. Jadilah santri yang cerdas, kreatif, dan berakhlak. Kuasai ilmu agama dan ilmu dunia agar mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” pesan Kyai Imam Ahmad Syadzali dalam tausiahnya.

Penghulu KUA Tambusai Utara Riswan Hasibuan S.H., yang turut hadir menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa KUA siap bersinergi dengan pondok pesantren dalam membangun peradaban umat melalui pembinaan keagamaan, keluarga sakinah, dan pendidikan moral.

“KUA Tambusai Utara sangat mendukung kegiatan yang memperkuat karakter santri dan semangat kebangsaan seperti ini. Sinergi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat adalah kunci dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan harmonis,” ujar perwakilan KUA Tambusai Utara.

Suasana peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Daarussalamah Bangun Jaya terasa begitu hangat dan penuh semangat. Para santri menampilkan berbagai kegiatan seperti pembacaan shalawat, doa bersama, dan penampilan seni islami yang menambah kemeriahan acara.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan para santri, disertai harapan agar semangat Hari Santri menjadi inspirasi bagi seluruh umat Islam untuk terus berkontribusi bagi kemajuan agama, masyarakat, dan negara. (Humas / KUA Tambusai Utara)

Â