Dumai (Kemenag) - Dalam semangat memperingati Hari Sumpah
Pemuda ke-97, para guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Dumai
menunjukkan komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan
melaksanakan Pelatihan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan
ini berlangsung di Ruang Pertemuan MTsN 1 Kota Dumai, Selasa (28/10/2025)
melalui wadah MGMP Madrasah.
Pelatihan menghadirkan Khairuddin, S.Ag., S.Pd., M.Pd,
selaku Pengawas PAI Kemendikbudristek Kota Dumai, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, beliau membahas secara mendalam tentang konsep deep
learning serta peran dan fungsi guru dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta
(KBC).
Menurut Khairuddin, KBC menekankan pentingnya pendekatan
pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada kognitif, tetapi juga
menumbuhkan nilai kasih sayang, empati, dan karakter positif dalam diri peserta
didik. “Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai
cinta dan kepedulian dalam setiap proses belajar, guru juga harus bahagia,” Ucap
Pengawas PAI.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini diikuti
oleh seluruh guru MTsN 1 Kota Dumai. Melalui diskusi interaktif dan sesi
refleksi, para guru diajak memahami bagaimana penerapan deep learning dapat
memperdalam makna pembelajaran yang berpusat pada siswa, selaras dengan
semangat Sumpah Pemuda: bersatu, berilmu, dan berkarakter.
Kepala MTsN 1 Kota Dumai Sri Mayang Mandra menyampaikan
apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Pelatihan ini menjadi
momentum penting bagi para guru untuk terus berinovasi dan bertransformasi
dalam pembelajaran. Dengan Kurikulum Berbasis Cinta, kami ingin menghadirkan
suasana belajar yang lebih manusiawi, hangat, dan inspiratif,” ungkap Kepala
MTs N 1 Kota Dumai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru MTsN 1 Kota Dumai
semakin siap menjadi pendidik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi
juga berhati lembut, penuh cinta, dan mampu membangun generasi muda yang
berkarakter kuat di era modern.(Yuli/Ayu)