0 menit baca 0 %

Semangat Hari Santri di Inhu, Momentum Perkuat Peran Pesantren dalam Pembangunan Moral Bangsa

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam suasana penuh khidmat dan nasionalisme, peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 digelar oleh Rabitah Ma hid Islamiyah (RMI) Kabupaten Indragiri Hulu di Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Desa Tajir, Kecamatan Rengat Barat pada Rabu (22/10/2025).

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Dalam suasana penuh khidmat dan nasionalisme, peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 digelar oleh Rabitah Maโ€™hid Islamiyah (RMI) Kabupaten Indragiri Hulu di Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Desa Tajir, Kecamatan Rengat Barat pada Rabu (22/10/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Hendriadi, yang juga menjabat sebagai Kasi Pendidikan Madrasah, bersama Ketua DPRD, Staf Ahli Bupati, serta para pimpinan pondok pesantren di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Upacara peringatan Hari Santri ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi refleksi atas kontribusi besar para santri dan pesantren dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta moralitas masyarakat. Dalam amanatnya, Hendriadi menyampaikan bahwa semangat santri merupakan energi penting dalam memperkuat karakter bangsa di tengah tantangan modernisasi.

โ€œSantri hari ini tidak hanya belajar agama, tetapi juga membangun masa depan bangsa dengan ilmu, akhlak, dan semangat kebangsaan. Peringatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan peran pesantren sebagai pusat pendidikan moral dan sosial,โ€ ungkapnya.

Ketua DPRD yang turut hadir juga mengapresiasi peran pesantren di Indragiri Hulu dalam mencetak generasi berdaya saing yang tetap berpegang pada nilai-nilai religius. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan pesantren sebagai bagian penting dari sistem pendidikan nasional.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan para santri yang hadir. Selain memperkuat semangat kebangsaan, upacara Hari Santri juga mempererat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia. Melalui momentum ini, pesantren diharapkan semakin berperan aktif dalam membentuk masyarakat religius yang berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.

(Reski)