Bengkalis (Kemenag) – Di tengah tantangan pembangunan
program proyek PHTC yang diterima oleh MIN 1 Bengkalis, keluarga besar Madrasah
Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bengkalis menunjukkan semangat kekeluargaan yang
tinggi dengan menggelar acara syukuran tahlil dan do’a bersama secara sederhana
Selasa, (18/11/2025).
Acara yang digelar di aula dusun mekar Indah Parit Tiung
yang merupakan salah satu titik relokasi berjalan dengan khusuk dan penuh
makna. Acara ini menandai kepindahan
sementara operasional madrasah ke lokasi relokasi dibeberapa titik, senin
(17/11/2025).
Kepala MIN 1 Bengkalis, bersama para majlis guru, tenaga
kependidikan, komite madrasah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan
orang tua siswa, terlihat antusias dalam acara yang berlangsung di lokasi baru
tersebut.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Pj. Kepala desa Jangkang
didampingi oleh para perangkat desa. Kegiatan syukuran ini sekaligus memohon
keberkahan agar lokasi baru dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk
peroses pembelajaran. Relokasi ini merupakan langkah yang diambil pihak
madrasah untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan lancar tanpa
mengganggu aktivitas proyek besar di MIN 1 Bengkalis.
Dalam sambutannya, Kepala MIN 1 Bengkalis H. Bambang Sutaryo
menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasih kepada pihak pemerintahan desa yang
telah mendukung program relokasi terssebut.
"Syukuran ini adalah wujud rasa syukur kita kepada
Allah SWT atas kelancaran proses pindah ke tempat yang baru,meskipun bersifat
sementara, kami berkomitmen untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan
kondusif bagi anak-anak didik kita. Dan ucapan terimakasih dan apresiasi kami
haturkan kepada pemerintah desa Jangkang terutama kepada ibu Pj. Kepala desa
Jangkang yang sudah memberikan izin dan dukungannya kepada kami untuk bisa
menggunakan aula milik desa ini untuk menjadi salah satu tempat peroses belajar
mengajar selama masa darurat ini,” ujarnya.
Acara syukuran diisi dengan pembacaan tahlil dan doa
bersama, dan beberapa sambutan, dalam kesempatannya, Pj. Kepala Desa Jangkang
ibu Juminah, SE. menyampaikan akan pentingnya keberlangsungan pendidikan untuk
terus berjalan, dan menekankan kepada para guru dalam pengawasan terhadap siswa
selama peroses belajar mengajar dilokasi relokasi.
“selama pelaksanaan proyek pembangunan PHTC berlangsung,
kegiatan belajar anak harus terus berjalan, meskipun harus mencari tempat
sementara. Kami dari pihak pemerintah desa mendukung kegiatan ini,
mudah-mudahan gedung atau aula yang kita tempati untuk peroses pembelajaran ini
dapat dimaksimalkan sebaik mungkin. Dan tentunya pengawasan guru terhadap
siswa/i harus lebih ditingkatkan, dikarenakan ada beberapa titik lokasi
relokasi sementara, tentunya butuh pengawasan ekstra dari semua pihak terhadap
anak-anak kita.” Ujarnya.
Program proyek pembangunan PHTC pusat yang dikelola oleh
pihak Provinsi merupakan salah satu bentuk nyata pemerintah dalam mendukung
fasilitas pendidikan yang ada di Indonesia. demi mewujudkan pendidikan yang
nyaman dan meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak. Madrasah yang
menjadi sasaran pembangunan proyek tersebut diminta untuk bisa mengosongkan
atau mensterilkan lokasi madrasah dengan mencari lokasi sementara untuk peroses
administrasi madrasah dan belajar siswa, serta mengamankan seluruh aset
madrasah dilokasi yang aman.
MIN 1 Bengkalis sendiri menentukan empat titik lokasi untuk
peroses administrasi dan pembelajaran siswa. MIN 1 Bengkalis memiliki 11
rombel, Aula desa yang berada di dusun Parit Tiung, teras masjid Al-Jihad
tambak rejo, dan salah satu ruangan RA Darun Naim desa Jangkang menjadi lokasi
peroses belajar mengajar dengan menjadikan enam lokal/ruang belajar, dengan
membagi peroses PBM menjadi dua sesi yaitu pagi dan sore. Sesi pagi
diperuntukkan kelas 1 sampai 3, sementara untuk sesi sore kelas 4 sampai 6. Sementara
lokasi administrasi madrasah dipusatkan disalah satu rumah atau ruko warga
setempat.
Para orang tua siswa menyambut baik inisiatif ini. Mereka
mengapresiasi upaya pihak madrasah dalam memfasilitasi kegiatan belajar
mengajar di tengah situasi relokasi, memastikan pendidikan anak-anak mereka
tidak terhenti.
Dengan semangat baru di lokasi sementara ini, MIN 1
Bengkalis optimis dapat melalui masa PHTC dengan baik, sambil berharap dapat
segera menempati gedung baru yang lebih baik di masa mendatang.