Riau (Inmas) - Hingga hari ini jemaah kloter 9 BTH di Mekkah yang berobat ke sektor I dengan nomor hotel 106 rata rata 50 dalam satu hari. Kebanyakan dari jemaah yang datang diketahui mengalami demam, batuk dan ada juga yang dehidrasi.
TKHI dr Yudi Susanto menganjurkan para jemaah untuk selalu minum air mineral. Terlebih lagi jemaah asal Kampar dan Pelalawan ini 82 persen tergolong risti.
Ia merekomendasikan 2 liter, di sini cuaca panas, kelembapan di di sini, rendah, dan penguapan cepat. Jangan menunggu haus, tidak usah khawatir kencing," jelas dokter TKHI kloter 9 BTH Yudi Susanto.
Selain itu Ia memberikan beberapa pesan kepada jemaah. Yang pertama agar selalu membawa dan menggunakan semprotan air karena suhu panas di musim haji ini.
Para jemaah juga diminta menggunakan alas kaki dan membawa semprotan air saat ke Masjidil Haram.
Sri Lestari selaku tim perawat yang mendampingi dokter juga memohon doa masyarakat Indonesia khususnya jemaah calon haji Riau agar selalu sehat serta kembali dengan mabrur.
Tercatat hari ini jemaah atas nama Hasim umur 74 tahun BTH 09 tengah sakit.
“Sudah dua hari gak mau makan, susu juga gak mau. Mual dan muntah setiap makan, diare juga”, sebut Tari.
“Jadi karena dehridasi saya pasang infus tambah vitamin lewat infusnya” katanya.
“Alhamdulillah bapaknya udh mau minum susu habis segelas dan minum oralit”, katanya lagi.
Memang visitasi jemaah haji terus dilakukan tim TKHI, terutama bagi jemaah Risti dan lansia.
Ia mengatakan ada sekitar 50 orang jemaah rata rata dalam 1 hari yang berobat ke sektor layanan kesehatan. Dengan usia mayoritas 50 tahun. Pada umumnya jemaah banyak yang terkena batuk pilek, demam dan mengeluh ISPA.
Untuk itu tim TKHI kloter 9 BTH mengimbau jemaah untuk selalu ingat memakai alat pelindung diri setiap keluar hotel. “Banyak minum air putih, istirahat yang cukup dan makan teratur, insyaallah kondisi tubuh akan terjauh dari serangan penyakit”, katanya.(vera)