Rokan Hilir (inmas)- Sebanyak 186 orang Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan mengikuti Sosialisai Aplikasi UAMBN-BK ( Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasioanal-Berbasis Komputer, UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dan penulisan karya tulis ilmiah. Acara ini ditaja Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rokan Hilir, bertempat di Meeting Room Hotel Bit, Ujung Tanjung Kab. Rohil pada Sabtu, 4 Agustus 2018.
Acara yang diikuti Kepala Madrasah dari MTs/MA dan operator madrasah ini dihadiri Kakan Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar, Kasi Penmad Drs. H. Naini, M.Pd.I dan seluruh pengawas madrasah se Kab. Rokan Hilir juga dihadiri nara sumber yang sudah didatangkan dari Kementerian Agama RI dan Kanwil Kemenag Riau (DR. Epiyanti, M.Pd, Mukhtar, M.Pd).
Dalam arahannya, saat membuka acara tersebut, Kakan Kemenag Rohil H. Agustiar mengatakan kepada semua peserta bahwa kegiatan ini terselenggara atas diskusi antar Seksi Madrasah yang dilaksanakan di Kanwil Kemenag Riau walaupun Bapak Ibu Kepala Madrasah, madrasahnya belum melaksanakan UMBN-BK dan UNBK. Mengapa ini kami lakukan, agar kedepannya Bapak Ibu Kepala Madrasah tidak kewalahan ketika sudah diputuskan untuk melaksanakan ujian dengan basic komputer baik UNBK maupun UAMBN-BK.
H. Agustiar melanjutkan, bahwa pada tahun 2017 yang lalu, madrasah yang melaksanakan UNBK hanya 3 MTs dan 4 MA. “mudah2an pada tahun 2018 ini bisa meningkat, seiring dengan niat baik kita mudah2an Allaah akan membukakan jalan kepada madrasah madrasah yang Ibu/Bapak pimpin, orang lain bisa mengapa kita tida,” H. Agustiar berharap.
Tambah Kakan Kemenag, menyampaikan masalah SIMPATIKA. Kemenag Rohil mencair dana tunjangan profesi guru tahun 2015, 2016 dan 2017. Tahun 2017 ini saja dana yang sudah di cairkan cukup besar lebih kurang 12 M. Namun yang harus diperhatikan oleh Bapak/Ibu guru mulai 1 September bagi Lembaga dan guru yang tidak mengindahkan kewajiban kewajiban sebagai syarat cairnya TPG maka tidak akan bisa cair karena semua sudah diatur oleh sistem online dengan Aplikasi SIMPATIKA. “Guru sertifikasi harus menginput kedalam SIMPATIKA, Jadwal pelajaran, aktif lembaga, skmt, skbk, absensi, SKAKPT,Jadwal pelajaran, keaktifan Lembaga, SKMT, SKBK, Absensi, SKAPT, dll,” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Kakan Kemenag Rohil mengajak kepada peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik baiknya dan untuk diterap di madrasah masing masing baik terkait UNBK, UAMBNBK atau penulisan karya tulis ilmiah.
Sementara di sisi lain Kasi Penmad H. Naini saat berbincang dengan kontributor berita online Kemenag Riau admin Kemenag Rohil menjelaskan pelaksana Kurikulum Pendidikan Madrasah (Pendma), Kemenag Rokan Hilir, mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk mengevaluasi dan melihat kesiapan madrasah madrasah yqng akan melaksanakan UNBK dan UAMBNBK. "UAMBN-BK ini juga bisa dibuat simulasi siswa dan madrasah tersebut sebelum UNBK," terangnya.
H. Nai sapaan akrabnya menjelaskan, pelaksanaan UAMBN-BK juga seperti UNBK, dimana di dalam sistem tersebut ada aplikasi soal yang langsung sambung ke kantor wilayah Riau, dikarenakan yang membuat soal langsung dari sana. "Ada lima mata pelajaran (mapel) yang diujikan, diantaranya empat mapel agama dan satu bahasa arab," kata Kasi Penmad.
Dengan UAMBN-BK diharapakan siswa tidak lagi takut dan ragu dalam menghadapi UNBK. (Nsh)