0 menit baca 0 %

Seksi Pendis Taja Pembinaan manajemen MDTA

Ringkasan: Dumai (Humas) – Dalam rangka meningkatkan manajemen pendidikan Islam dan pendidikan Keagamaan Islam Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai mengadakan Pembinaan Manajemen Kepala Diniyah Takmilliyah, Senin (21/4/2014) di Hotel Comfort Dumai, yang diikuti 40 kepala MDTA se Kot...

Dumai (Humas) – Dalam rangka meningkatkan manajemen pendidikan Islam dan pendidikan Keagamaan Islam Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai mengadakan Pembinaan Manajemen Kepala Diniyah Takmilliyah, Senin (21/4/2014) di Hotel Comfort Dumai, yang diikuti 40 kepala MDTA se Kota Dumai. Kegiata pembinaan ini dilaksanakan satu hari penuh (fullday).

Kakan Kemenag Kota Dumai Drs H Darawi MA dalam sambutannya mengatakan bahwa Dalam Pendidikan Islam, khususnya di Indonesia, kelembagaan pendidikan biasanya berada dibawah naungan Kementerian Agama. Madrasah, dalam hal ini memiliki peranan penting dalam proses memanusiakan manusia secara islami. Dengan demikian pendidikan formal dan non formal menjadi saling melengkapi kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang Islami secara menyeluruh. Kakan Kemenag juga menyampaikan bahwa Madrasah diniyah sebagai salah satu institusi islam, mulai eksis seiring dengan nafas perkembangan islam. Madrasah Diniyah di Indonesia menjadi sebuah lembaga yang telah berhasil melahirkan lulusan-lulusan yang kompeten dalam bidang Agama Islam. Lembaga pendidikan jenis ini mungkin lebih tepat disebut sebagai pendidikan non formal.

Lebih lanjut H Darawi mengatakan Anak-anak desa berhasil mampu membaca al Qur’an biasanya melalui lembaga pendidikan seperti ini. Para santri diajari mulai dari mengenal huruf arab, belajar tajwid, nahwu dan shorof. Kebanyakan anak desa, terutama putra-putri kaum santri, didorong oleh orang tuanya belajar agama sore hari di lembaga pendidikan tersebut. Adanya lembaga pendidikan agama seperti ini, menjadikan tidak banyak orang mengeluh tentang terbatasnya jumlah jam pelajaran agama di sekolah. Berapapun jumlah jam pelajaran agama di sekolah umum sekolah dasar, tidak pernah dipersoalkan, toh para siswa sudah mengikuti pendidikan di madrasah diniyah ini.

Sedangkan Kasi Seksi Pendidikan Islam Drs H syafwan mengatakan kegiatan ini merupakan satu kegiatan dari Program Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada peserta dalam mengembangkan pendidikan pad MDTA baik dari sisi manajemen, administrasi dan juga belajar mengajar.

“kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan peserta dalam pendidikan MDTA guna meningkatan keberhasilan pendidikan Agama dan Keagamaan Islam” ujar Kasi Pendis (harmi)