0 menit baca 0 %

Seksi Pendis Pelalawan kembali Perkuat Data Pendidikan Keagaman Islam

Ringkasan: Pelalawan (Humas) - Bertempat di Hotel Dika Raya Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci, Seksi Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan kembali menggelar acara penguatan Data kali ini untuk Data Pendidikan Keagamaan Islam (Pontren) yang digelar selama 3 Hari terhitung mulai tanggal 5 Novemb...

Pelalawan (Humas) - Bertempat di Hotel Dika Raya Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci, Seksi Pendis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan kembali menggelar acara penguatan Data kali ini untuk Data Pendidikan Keagamaan Islam (Pontren) yang digelar selama 3 Hari terhitung mulai tanggal 5 November 2014 sampai dengan 17 November 2014. Acara diikuti 25 orang yang terdiri dari perwakilan Guru TPQ, DTA dan Pondok Pesantren serta Operator Emis di Pondok Pesantren se Kabupaten Pelalawan.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Drs.H. Zulkifli didampingi Kasi Pendis DR. Edi Iskandar, S.Ag, M.Pd. Dalam sambutannya Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Pelalawan menyampaikan hal yang sama tentang pentingnya peran data sebagai informasi yang akurat dalam dasar pengambilan kebijakan dan perencanaan Pendidikan Islam, tanpa adanya dukungan data dan informasi yang akurat dan valid, tentunya akan memberikan dampak negatif tersendiri pada perencanaan Pendidikaan Keagamaan Islam yang menjadi tidak efektif.

Acara diisi oleh Narasumber yang berkompeten diantaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Pelalawan Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, Kasi Pendis Kemenag Pelalawan, Operator EMIS dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Gana Radguna, S.Ag. Sementara itu DR. Edi Kepala Seksi Pendidikan Islam dalam sambutannya selaku Ketua Panitia Kegiatan Penguatan Data Keagamaan menerangkan pendataan dilaksanakan setiap semester.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan motivasi bagi operator EMIS Pontren agar dapat melaksanakan tugasnya dengan cepat dan tepat sehingga data akan tersedia dengan valid, Data yang valid sangat penting bagi referensi untuk pengambilan kebijakan. “Tutur beliau (AA)