0 menit baca 0 %

Seksi Pendis Kankemenag Siak Bersama Tanoto Foundation Lakukan Kegiatan Diseminasi Modul 1 MBS Program Pintar Tanoto Foundation Tingkat MI dan MTs

Ringkasan: Siak (Inmas) Kamis, (05/03/2020), Kantor Kemenag Kabupaten Siak melalui Seksi Pendidiakn Islam menggandeng Program PINTAR Tanoto Foundation untuk melakukan perubahan-perubahan dalam pembelajaran dilingkungan madrasah Kabupaten Siak. Seperti disampaikan langsung oleh Kepala Kankemenag Siak, Drs.

Siak (Inmas) – Kamis, (05/03/2020), Kantor Kemenag Kabupaten Siak melalui Seksi Pendidiakn Islam menggandeng Program PINTAR Tanoto Foundation untuk melakukan perubahan-perubahan dalam pembelajaran dilingkungan madrasah Kabupaten Siak. Seperti disampaikan langsung oleh Kepala Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom dalam sambutannya pada pembukaan Diseminasi Modul 1 MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) Program Pintar Tanoto Foundation Tingkat MI dan MTs yang berlangsung di aula MAN 1 Kabupaten Siak.

“Segala bentuk perubahan untuk kebaikan, terutama system demi mencapai suatu prestasi dan mutu pendidikan sebagai usaha yang kami lakukan secara mandiri, tentunya dengan kegiatan ini saya sangat mendukung. Karna hasil kunjungan saya ke madrasah banyak perubahan-perubahan yang terjadi disekolah mitra saya lihat berdasarkan hasil dari program PINTAR Tanoto Foundation, oleh karna itu kami menyebarluaskan program PINTAR ini kepada semua  Madrasah se Kabupaten Siak,” ujar Muharom.

Sementara itu, H. Resman Junaidi, S.HI sebagai Kasi Pendidikan Agama Islam menyampaikan apresiasinya atas berlangsungnya kegiatan ini. “Dengan adanya program PINTAR ini, kami sangat berterimakasih karna dengan adanya program ini bisa menjadi sebagai wadah untuk peningkatan mutu dan pendidikan di lingkungan madrasah Kabupaten Siak dan Alhamdulillah disambut baik oleh kepala madrasah itu sendiri. Selanjutnya, akan digelar pelatihan pembelajaran bagi MTs dan MI se Kabupaten Siak dan waktunya masih tentative,” ujarnya senang.

Kemudian, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Provinsi Riau, Dendi Satria Buana berpesan agar peserta bisa menerapkan pelatihan ini di madrasahnya. Para kepala madrasah bisa melakukan supervisi terhadap guru yang mengikuti pelatihan. "Kami juga berharap setelah kepala madrasah melakukan pelatihan MBS modul 1 ini kedepannya guru-guru yang ada dimadrasah juga mendapatkan pelatihan pembelajaran aktif dan menerapkannya di madrasah," harapnya.

Pelatihan Manajemen Berbais Sekolah ini rencananya berlangsung hingga esok, Jum’at  (06/03/2020). Muharom mengajak guru berkomitmen dalam mendidik siswa dan komitmen terhadap implementasi hasil pelatihan di madrasah masing-masing. Mereka juga harus konsisten dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Adapun peserta pelatihan MBS ini diikuti 61 orang kepala MI dan MTs, 19 orang Kepala MI dan 42 orang Kepala MTs. (Hd)