Pelalawan (Inmas) - Bertempat di Aula Kantor Kemenag Pelalawan Bidang penerangan, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Riau menggelar acara motivasi Penyuluh Agama Honorer se Kabupaten Pelalawan.
Acara dibuka Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pelalawan H Zulkifli didampingi Kasi Bimas Islam H. Muhammad Amin.
Tim Penaiszawa Kanwil turun sebanyak 4 orang. Pada kesempatan kali ini adapun Penyuluh Agama Honorer yang hadir berjumlah 100 orang se Kabupaten Pelalawan.
Dalam sambutannya Kepala Kemenag Pelalawan mengungkapkan Penyuluh Agama Islam merupakan tugas yang dilaksanakan oleh seorang Penyuluh Agama Islam. Penyuluh Agama Islam adalah mitra bimbingan Direktorat Jenderal Bimbingan masyarakat Islam sekaligus sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan tugas membimbing umat Islam dalam mencapai kehidupan yang bermutu dan sejahtera lahir batin. Kegiatan penyuluhan Agama Islam di Indonesia pada mulanya dilaksanakan oleh para pemuka agama yaitu Ulama, Muballigh, Da’i atau Kiai yang menyampaikan langsung kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan adalah pengajian, tabligh, dakwah di rumah-rumah, langgar, masjid maupun tempat-tempat lainnya. Materi yang disampaikan dalam penyuluhan Agama Islam selain khusus tentang agama juga disampaikan tentang masalah kemasyarakatan dan bimbingan dalam kehidupan sehari-hari.
"Penyuluh Agama Islam juga merupakan juru penerang penyampai pesan bagi masyarakat mengenai prinsip-prinsip dan etika nilai keberagaman yang baik. Disamping itu Penyuluh Agama Islam merupakan ujung tombak dari Kementerian Agama dalam pelaksanaan tugas membimbing umat Islam dalam mencapai kehidupan yang bermutu dan sejahtera lahir batin,” ujar beliau.
Sementara itu Kasi Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf H. Suhardi, Hs mengungkapkan penyuluhan agama pada hakekatnya ialah terwujudnya kehidupan masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai agamanya secara memadai yang ditunjukkan melalui pengamalannya yang penuh komitmen dan kosisten disertai wawasan multi cultural, untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang harmonis dan saling menghargai satu sama lain.
Penyuluhan agama adalah usaha penyampaian ajaran Islam kepada umat manusia oleh seseorang atau kelompok orang secara sadar dan terencana, dengan berbagai methode yang baik dan sesuai dengan sasaran penyuluhan, sehingga berubahlah deadaan umat itu kepada yang lebih baik, untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Menilik dari peranan penyuluh agama Islam sebagaimana diuraikan tersebut diatas, maka jelas bahwa tugas pokok penyuluh agama Islam adalah melakukan dan mengembangkan kegiatan bimbingan atau penyuluhan agama dan pembangunan melalui bahasa agama. Sedang fungsi dari penyuluh agama adalah : 1. Fungsi Informatif dan Edukatif. Penyuluh Agama Islam memposisikan dirinya sebagai da’i yang berkewajiban mendakwahkan Islam, menyampaikan penerangan agama dan mendidik masyarakat sebaik-baiknya sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi. 2. Fungsi Konsultatif Penyuluh agama Islam menyediakan dirinya untuk turut memikirkan dan memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat, baik persoalan-persoalan pribadi, keluarga atau persoalan masyarakat secara umum. Penyuluh agama harus bersedia membuka mata dan telinga terhadap persoalan yang dihadapi oleh umat. Penyuluh agama menjadi tempat bertanya dan tempat mengadu bagi masyarakat untuk memecahkan dan menyelesaikan masalah dengan nasehatnya. Maka dalam hal ini penyuluh agama berperan sebagai psikolog, teman curhat dan teman untuk berbagi. 3. Fungsi Advokatif.
"Penyuluh Agama Islam memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk melakukan kegiatan pembelaan terhadap umat/masyarakat binaannya terhadap berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang merugikan akidah, mengganggu ibadah dan merusak akhlak. Karena sasaran penyuluan agama Islam adalah kelompok-kelompok masyarakat Islam yang terdiri dari berbagai latar belakang sosio cultural, maka pemetaan kelompok sasaran Penyuluh Agama Islam penting dilakukan untuk memudahkan dalam memilih metode pendekatan dan menentukan materi bimbingan atau penyuluhan yang relevan dan benar-benar dibutuhkan oleh kelompok sasaran,” ujarnya. (AA)
*Edit by ghp