0 menit baca 0 %

Seksi Bimas Islam Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi Catin Angkatan ke 2

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) - Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan Belajar Rahasia Nikah (Berkah) melalui Bimbingan Perkawinan Pra Nikah untuk calon pengantin angkatan ke 2 tahun 2019. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini, dim...

Bengkalis (Inmas) - Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan Belajar Rahasia Nikah (Berkah) melalui Bimbingan Perkawinan Pra Nikah untuk calon pengantin angkatan ke 2 tahun 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini, dimulai dari tanggal 22 s.d 23 Juli 2019, dan menggunakan tempat pelaksanaan di aula lantai 2 Kantor Kementerian Agama Bengkalis di jalan Kelapapati Darat Bengkalis.

 

Bimbingan perkawinan pra nikah yang diikuti oleh 30 pasang calon pengantin (Catin) perwakilan dari kecamatan Bengkalis dan Bantan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Bengkalis yang diwakili Kepala Seksi Bimas Islam H Zulkarnaen S.Ag didampingi Ketua Panitia Pelaksana Bahruddin Ashuri SHI dan staf seksi Bimas Islam Ust. Muhammad Fauzi, pada Senin (22/07/2019) pagi.

 

Dalam sambutannya H Zulkarnaen menyampaikan bahwasanya membina rumah tangga melalui pernikahan itu ibarat membangun sebuah rumah. “Untuk membangun sebuah rumah tentunya banyak hal yang akan kita siapkan, mulai dari hal terkecil hingga yang besar, begitu juga dengan sebuah rumah tangga perlu dipersiapkan dengan betul-betul matang” ungkap Kasi Bimas Islam.

 

Selanjutnya beliau juga menyampaikan, karena pernikahan adalah ibadah dan sunnah Rasulullah SAW, maka demi memperoleh mahligai rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah, maka tentunya kita harus mengikuti petunjuk sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

 

Ditambahkannya, keluarga merupakan elemen yang paling kecil dari sebuah negara, namun mempunyai pengaruh yang paling signifikan. “Jika sebuah keluarga hancur, maka negara akan hancur pula, dan sebaliknya, jika sebuah keluarga itu baik, maka akan terbentuk negara yang hebat,” lanjutnya.

 

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut ialah diharapkan dari kegiatan ini menurut H Zulkarnaen, agar setiap calon pengantin memiliki bekal pengetahuan tentang rumah tangga dan persiapan yang lebih matang sehingga tercipta keluarga yang bahagia lahir dan bathin.

 

Selama 2 hari, kepada para peserta yang akan melangsungkan pernikahan, diberikan bekal pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan, sebagai upaya mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, sehingga nantinya dapat mengurangi angka perselisihan, perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami tentang pentingnya lembaga pernikahan, sehingga yang akan menikah sudah betul-betul berada di usia yang matang, dewasa dan sudah mantap. (tfk)