Sekolah Minggu merupakan bagian Pendidikan Nasional yang ikut serta dalam mencerdaskan Kehidupan bangsa ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H.Ahmad Supardi MA , didampingi oleh Pembimbing Masyarakat Budha, Tarjoko S.Pd,MM dalam mengawali materi pada acara Pembinaan Pengurus Sekolah Minggu Budha yang diadakan di Fave Hotel pada 25 s.d 27 Maret 2017, yang dihadiri 60 Orang Pengurus Sekolah Minggu dari sepuluh Kabupaten yang ada di Provinsi Riau.
turut hadir di undang sebagai Narasumber adalah Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah dirjen Bimas Budha,Budi Sulistiyo, Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Drs. Joyosman MM,Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs.H.Ahmad Supardi,MA,Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov Riau, Drs. H. Mahyudin MA,Pembimbing Masyarakat Budha, Tarjoko S.Pd, MM.Pengawas Tk Dasar Pendidikan Agama Budha,Wiryanto. S.Ag
" Sekolah Minggu merupakan bagian dari Kegiatan Non Formal yang termuat dalam PP Nomor 55 Tahun 2007, salah satunya adalah Sekolah Minggu Budha (SMB). Di Provinsi Riau ada sekitar 69 Sekolah Minggu Budha, yang sudah mempunyai Izin Operasional 35 SMB,yang sudah terdaftar ada 32 SMB dan sisanya diharapkan dalam waktu dekat sudah terdaftar dan mempunyai izin Operasional," jalas Tarjoko.
Ahmad Supardi Mengatakan bahwa semua pengembangan pendidikan berasal dari agama, hal ini akan tampak dari berkembangnya rumah ibadah. Semakin besar dan megahnya rumah ibadah maka sistim pendidikan yang ada didalamnya pun akan semakin besar dan sangat berpengaruh.Â
Program kerja agama Budha ada dua.
Pertama Urusan Agama Budha.
Kedua Pendidikan Agama Budha yang mana sekitar sembilan puluh persen dialokasikan pada sektor Pendidikan, baik itu secara formal maupun Informal.
Sekolah Minggu merupakan benteng pertahanan moral bagi generasi penerus, sehingga harus ada pembinaan yang benar-benar serius dari pemerintah khususnya kementerian agama pada saat ini karena secara tidak langsung kita akan dapat merasakan dampaknya pada duapuluh atau tigapuluh tahun kedepannya. Perubahannya memang lambat akan tetapi akan berpengaruh sangat dahsyat ucap Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu ini.
Beliau berharap setelah pertemuan ini ada warna baru yang lebih berguna dan memikat yang dibawa oleh Pengurus sekolah minggu dalam melayani masyarakat khususnya agama Budha, sehingga tercipta masyarakat yang lebih berkualitas.(belen)