0 menit baca 0 %

Sekda : Utamakan Kebutuhan Peserta MTQ

Ringkasan: Kampar (Inmas) Utamakan kebutuhan peserta atau kafilah Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke-36 tahun 2017. Demikian salah satu poin yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi, saat memimpin rapat persiapan MTQ, hari rabu (01/11) diruang rapat Bupat...

Kampar (Inmas) – Utamakan kebutuhan peserta atau kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke-36 tahun 2017. Demikian salah satu poin yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi, saat memimpin rapat persiapan MTQ, hari rabu (01/11) diruang rapat Bupati lantai III. Hadir dalam rapat tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg, Kabag Kesra dan para undangan lainnya.


Yusri mengatakan, peserta MTQ kita ini merupakan tamu-tamu kita, dan yang mereka baca nantinya adalah ayat-ayat Allah. Oleh karena itu, muliakan mereka, penuhi seluruh kebutuhan mereka, dan jika memungkinkan tempatkan mereka ditempat yang terbaik, serta beri bonus kepada yang berprestasi.


Pada MTQ tingkat Provinsi tahun ini, kita harus tampil beda. Mulai dari kegiatan pawai Ta’aruf hingga pelaksanaan perlombaan MTQ diharapkan kafilah Kabupaten Kampar tidak seperti keikutsertaan Kampar pada MTQ sebelumnya. Seperti kita ketahui, keikutsertaan Kafilah Kabupaten Kampar pada MTQ yang lalu prestasinya kurang baik, mulai dari pawai ta’aruf, penyelenggaraan stand bazar hingga perlombaan kurang memuaskan, meskipun pada Perhelatan MTQ tingkat Provinsi Riau ke 35 yang lalu di Kota Pekanbaru Kontingen Kabupaten Kampar berhasil meraih prestasi kedua.

 

Hal yang paling utama untuk Kabupaten Kampar tampil beda dan meraih prestasi nantinya adalah faktor Kepanitiannya, diharapkan disusun sesempurna mungkin, Berawal dari kesempurnaan pembentukan Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kota Dumai dipastikan akan sukses. Teliti betul siapa saja yang memiliki dedikasi tinggi serta pengabdian untuk duduk didalam kepanitian MTQ tersebut. Jika perlu alim ulama juga dilibatkan ujar Drs. Yusri.

 

Faktor selanjutnya yang tentu saja menentukan keberhasilan ini adalah pendelegasian atau tugas pokok fungsi panitia, siapapun yang termasuk dalam kepanitian harus memiliki tugas yang jelas, tidak asal nama masuk Panitia, kalau kerjanya tidak jelas dan tidak mau bekerja jangan dimasukan kedalam panitia, tegas Yusri.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg dalam rapat tersebut mengatakan, bahwasanya Kafilah MTQ Kab. Kampar sudah melakukan persiapan-persiapan dan siap tampil maksimal.


Untuk diketahui, dengan dana terbatas kita telah membuktikan pada MTQ tahun kemaren kita telah meraih terbaik II. Insya Allah dengan dukungan penuh yang diberikan saat ini, kita optimis untuk meraih yang terbaik atau juara umum, harap Alfian. Ags/Usm) Â