0 menit baca 0 %

Sekcam Sungai Mandau Buka MTQ Ke-X TK Kampung Muara Kelantan

Ringkasan: Siak (Inmas) - Bertempat di halaman Musholla Hidayatullah Muara Kelantan, dihelat Musabaqah Tilawatil Qur'an ke-X tingkat Kampung Muara Kelantan. MTQ X Tingkat Kampung Muara Kelantan dibuka oleh Camat Sungai Mandau yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Sungai Mandau M.

Siak (Inmas) - Bertempat di halaman Musholla Hidayatullah Muara Kelantan, dihelat Musabaqah Tilawatil Qur'an ke-X tingkat Kampung Muara Kelantan. MTQ X Tingkat Kampung Muara Kelantan dibuka oleh Camat Sungai Mandau yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Sungai Mandau M. Rasyid, S. Pd, turut hadir Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Mandau Alwis, S. Sos.I, MA, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sungai Mandau H. Ahmad Derabi, S. Pd, Penghulu Kampung Muara Kelantan Amir Mahmud, A. Md, Penghulu Kampung Sungai Selodang Afjafri, SH, Penghulu Kampung Muara Bungkal Subiranto, S. Sos, Ketua LPTQ Kecamatan Sungai Mandau Syamsudin, M. Pd, beberapa Penyuluh Agama Islam Non PNS KUA Kecamatan Sungai Mandau yang juga masing-masing bertindak sebagai MC dan Pemandu Do'a, Ketua Bapekam Muara Kelantan, Kadus, RK dan RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pengurus Masjid dan Musholla serta masyarakat dan para kafilah MTQ masing-masing RT.

Ketua Panitia Pelaksana MTQ X dalam laporannya menyampaikan, bahwa jumlah peserta musabaqah yang telah terdaftar sebanyak 10 kafilah yang berasal dari 10 Rukun Tetangga (RT) yang tersebar di Kampung Muara Kelantan, dengan total jumlah peserta 53 orang terdiri dari 25 orang peserta putra dan 28 orang peserta putri. Kami selaku Panitia Pelaksana MTQ berharap kiranya MTQ ini berjalan lancar dan berkemampuan untuk melahirkan qori dan qori'ah yang siap tampil di MTQ Tingkat Kecamatan Sungai Mandau yang akan dilaksanakan pada 5 Maret mendatang.

Penghulu Kampung Muara Kelantan, Amir Mahmud, A. Md mengungkapkan bahwa tujuan sesungguhnya dari pelaksanaan musabaqah ini adalah untuk mensyi'arkan pemahaman Agama Islam ditengah-tengah masyarakat sehingga masyarakat berkemampuan untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup di segala segi kehidupan. Selain itu juga untuk membangun partisipasi aktif ummat Islam dalam rangka membentuk tatanan masyarakat madani dan generasi Qur'ani yang berakhlakul karimah.

Setali tiga uang, Sekretaris Kecamatan Sungai Mandau dalam arahannya menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak perkembangan teknologi informasi saat ini. “Anak-anak muda kita masih sangat banyak yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi terutama game online, kita bisa saksikan disudut-sudut kampung generasi muda kita sebahagian lebih suka dengan gadget dan seakan terbuai dengan kesenangan yang pada hakikatnya dapat merusak cara pandang dan sikap dalam hidup keseharian,” ujarnya.

Rasyid menegaskan hal ini harus menjadi perhatian bersama bagaimana memberikan pemahaman dan pengetahuan agama sejak dini sehingga anak-anak kita ini bisa menjadi generasi muda yang diharapkan dikemudian hari.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Mandau Alwis, S. Sos.I, MA menyampaikan kalau untuk kegiatan keagamaan saat ini, MTQ ini sudah sangat ramai hal ini dilihat dari jumlah masyarakat yang hadir hanya saja kalau dibandingkan dengan acara hiburan tentunya masih kalah jumlah. “Oleh karenanya mari kita bersama-sama mulai dari keluarga kita untuk mulai memperbaiki diri,  sehingga membawa pengaruh ketengah-tengah masyarakat,” harapnya. (Hd/Aws)