0 menit baca 0 %

Sebanyak 93 CJH Cek Kebugaran di Kantor Kemenag Kuansing

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Tidak terasa keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) untuk tahun 2018 ini sudah semakin dekat, di perkirakan bulan Juli 2018 CJH asal Indonesia akan diberangkatkan melalui embarkasi masing-masing daerah yang sudah ditetapkan oleh pengelola haji pusat.

Kuansing (Inmas), Tidak terasa keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) untuk tahun 2018 ini sudah semakin dekat, di perkirakan bulan Juli 2018 CJH asal Indonesia akan diberangkatkan melalui embarkasi masing-masing daerah yang sudah ditetapkan oleh pengelola haji pusat. Dengan semakin dekatnya jadwal keberangkatan, pelaksana kegiatan haji di Indonesia dalam hal ini adalah Kementerian Agama melalui seksi haji, akan semakin disibukkan dengan segala persiapan yang harus dilakukan untuk kesuksesan dan kelancaran pelayanan haji yang dimulai dari tanah air sampai ke Mekkah al-Mukaromah Arab Saudi.

Hari ini, Rabu (25/04/2018) CJH asal kabupaten Kuantan Singingi melakukan cek kesehatan fisik dan kebugaran yang dilaksanakan di halaman belakang kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. Sebelum CJH menuju ke tempat yang telah ditentukan, mereka dikumpulkan di Aula Kantor Kemenag Kuansing untuk diberikan penjelasan tentang hal-hal akan dilakukan pada hari ini. Penjelasan dipaparkan oleh kepala Kantor Kemenag Kuansing yang diwakili oleh kepala seksi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Bahrul Aswandi, S.Ag, MH.

Untuk kelancaran kegiatan, beberapa meja dan kursi telah disiapkan dan disusun rapi untuk melayani CJH yang akan melakukan cek kebugaran. Kegiatan di jadwalkan akan berlangsung selama 2 hari, untuk hari pertama ini CJH yang melakukan pengecekan berjumlah 93 orang yang merupakan CJH yang berasal dari 6 kecamatan, yaitu: Singingi, Singingi Hilir, Gunung Toar, Pucuk Rantau, Hulu Kuantan, dan Kuantan Mudik.

Menurut salah seorang seorang staf haji Kemenag Kuansing Jumasri, S.Pd.I, "Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan jemaah, maka kuotanya di batasi. Karena kalau dilakukan sekaligus semua pada hari ini, bisa-bisa sampai malam baru selesai. Dan tentu hal ini tidak bagus karena akan menyebabkan jemaah lama menunggu dan kelelahan, bisa-bisa jemaah belum berangkat sudah K.O duluan", ungkapnya sambil tersenyum.

Pengecekan dilakukan oleh petugas kesehatan yang berasal dari Dinas Kesehatan kabupaten Kuantan Singingi. Dalam pengecekan tersebut, selain di cek kondisi kesehatan CJH, juga dilakukan pengujian fisik, yaitu dengan cara CJH diminta untuk berlari-lari kecil atau marathon di sepanjang garis yang telah dibuat oleh pegawai seksi haji. Hal ini bertujuan, untuk menguji kekuatan fisik CJH yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tersebut, diibaratkan jemaah seperti sedang melakukan thawaf dan sa'i saat pelaksanaan haji. Bagi jemaah yang telah di cek, mereka diberikan nomor urut yang ditempelkan didada sebagai penanda mereka telah melewati proses pengecekan sekaligus untuk menghindari terjadinya keraguan pada petugas kesehatan tentang jemaah yang sudah dicek ataupun yang belum.

Pengecekan ini mulai dilakukan dari pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB sampai dengan waktu masuknya sholat Zuhur pada pukul 12.15 WIB. Pemeriksaan berjalan  lancar dengan kesimpulan jemaah layak untuk berangkat, dan setelahnya CJH pun membubarkan diri untuk pulang ke rumah masing-masing dengan perasaan puas, senang, bahagia, dan sehat tentunya. (N/R)