Bengkalis (Inmas) - Sebanyak 28 sekolah dan madrasah, mulai
tingkat SD/MI dan SMP/MTs di Kabupaten Bengkalis meramaikan showcase atau
tampilkan karya praktik, pada ajang Pameran Program PINTAR Tanoto Foundation,
di Gedung LAMR Bengkalis, Senin (28/10/2019).
Puluhan karya inovasi siswa yang dikembangkan dalam
pembelajaran, dipamerkan pada acara yang bertempat di Gedung Lembaga Adat
Melayu (LAMR) Kabupaten Bengkalis.
Misalnya, SDN 3 Bengkalis yang menunjukkan kulkas tanpa listrik
buatan mereka. SDN 47 Bengkalis menerapkan manfaat bioteknologi dalam pembuatan
tape. SDN 1 Bantan menampilkan otomatisasi sederhana lampu merah yang mereka
buat di kelas. MIN 1 Bengkalis membuat pembangkit listrik tenaga angin
sederhana. SDN 15 Bantan, menampilkan pemanfaatan minyak goreng bekas untuk
digunakan sebagai bahan bakar lampu penerangan.
Sementara siswa SMPN 2 Bengkalis menunjukkan percobaan menguji
kandungan vitamin C pada makanan dengan menggunakan iodine. Tiga tetes iodine
yang dimasukkan pada makanan dan minuman, dapat memperlihatkan kadar vitamin C
yang terkandung di dalamnya.
"Bila setelah ditetesi iodine warna makanan dan minuman
berubah menjadi lebih pekat, maka dipastikan memiliki kandungan vitamin C yang
tinggi," kata Dika Emilian, siswa kelas VII SMPN 2 Bengkalis.
Siswa dari SMPN 8 menampilkan media langit Aljabar untuk memudahkan
mereka belajar matematika. MTsN 1 Bengkalis memamerkan prosedur teks dalam
bahasa Inggris How to Make Sandwich sambil memeragakan pembuatannya. Cara
jni membuat siswa lebih termotivasi praktik berbahasa Inggris. Masih
banyak lagi karya siswa yang dipamerkan.
Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, menyampaikan apresiasi atas
kesungguhan Tanoto Foundation yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan
Kemenag Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan mutu sekolah dan madrasah.
"Alhamdulillah, luar biasa. Kita apresiasi dan berterima
kasih kepada Tanoto Foundation yang telah ikut bersama-sama memajukan
pendidikan di Bengkalis semakin maju," kata Bupati saat membuka acara
showcase.
Program praktik baik ini, menurut Bupati juga sebagai ajang
diskusi kepala sekolah dan guru untuk saling menimba ilmu. Pembelajaran aktif
yang diterapkan sekolah sudah bisa dilihat hasilnya hari ini.
"Capaian ini harus terus ditingkatkan. Harus selalu ada
inovasi dalan menerapkan praktik pembelajaran aktif," kata Bupati lagi.
Bupati juga memberi dukungan dengan dimasukannya APBD tahun 2020
untuk mendukung penyebarluasan Program PINTAR di Kabupaten Bengkalis.
Sementara itu, Direktur Program Pendidikan Dasar Tanoto
Foundation Stuart Weston mengatakan, Unjuk Karya Praktik Baik Program PINTAR
merupakan bagian dari siklus pelatihan dan pendampingan kepada sekolah dan
madrasah mitra dalam menerapkan pembelajaran aktif, budaya baca, dan
manajemen berbasis sekolah.
"Kita akan terus bekerja sama meningkatkan kualitas
pendidikan, demi anak-anak Bengkalis dan anak-anak Riau. Kami percaya
pendidikan yang berkualitas dapat mempercepat kesetaraan peluang," kata
Stuart.
Setelah setahun berjalannya Program PINTAR, sekolah dan madrasah
yang telah dilatih dan didampingi telah memiliki banyak praktik baik
dalam pembelajaran, manajemen berbasis sekolah dan budaya baca.
"Praktik baik tersebut perlu disebarluaskan kepada lebih
banyak sekolah dan madrasah di Riau," terang Stuart.
Pada acara ini setiap stand pameran juga menyajikan berbagai
demonstrasi menarik, inovatif, dan menjadi solusi pembelajaran untuk mendorong
keaktifan siswa. Selain itu juga terdapat puluhan praktik baik yang telah
dihasilkan dan dipamerkan untuk diambil manfaatnya oleh pengunjung pameran.
Berikut adalah sejumlah sekolah dan madrasag yang berpartisipasi
dalam kegiatan Unjuk Karya Praktik Baik Program PINTAR Tanoto Foundation di
Kabupaten Bengkalis. Untuk tingkat sekolah dasar, SDN 35 Bengkalis, SDN 54
Bengkalis, SDN 53 Bengkalis, SDN 45 Bengkalis, SDN 3 Bengkalis, SDN 11
Bengkalis, SDN 47 Bengkalis, SDN 1 Bantan, SDN 15 Bantan, SDN 16 Bantan,
SDN 21 Bantan, SDN 32 Bantan, SDN 9 Bantan, SDN 45 Bantan, SDN 14 Bantan, SDN
27 Bantan, MIS Nurul Iman, MIS Ibtidahul Huda dan MIN 1 Bengkalis.
Selanjutnya, tingkat
sekolah menengah yakni SMPN 2 Bengkalis, SMPN 4 Bengkalis, SMPN 11 Bengkalis,
MTsN 1 Bengkalis, MTsN 2 Bengkalis, SMPN 1 Bantan, SMPN 2 Bantan, SMPN 3
Bantan, dan SMPN 8 Bantan. (rls-diskominfotik)