Siak (Inmas) – Pengurus FKDT Kecamatan Tualang kembali gelar wisuda akbar Santri MDTA Se-Kecamatan tualang pada tahun ini, Minggu (22/05/16) di Lapangan Tuah Sekawan, Perawang. Wisuda Santri MDTA Se-Kecamatan Tualang ini merupakan wisuda Santri MDTA terbanyak di Kabupaten Siak. Pada tahun ini panitia pelaksana menggelar kegiatan wisuda terhadap 2200 Santri MDTA dan TPQ.
Hadir pada kegiatan wisuda tersebut yakni Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si, Plh Kepala Kemenag Siak H. Muhyaruddin Matondang, S.Ag, Camat tualang Zulkifli, S.Sos, Kepala KUA Tualang Drs. H. Khairuddin dan ribuan para tamu undangan yang turut hadir menyaksikan Santri yang di wisuda.
Menurut panitia pelaksana Zulkarnain, A.Ma bahwa persiapan kegiatan ini sudah dilaksanakan jauh-jauh hari dengan mengadakan beberapakali rapat bersama panitia pelaksana lainnya dan Orang Tua/Wali Santri. Dikatakannya bahwa kegiatan ini bisa terlaksana karena banyak pihak yang mendukung termasuk Masyarakat sekitar. Ada pun sumber dana kegiatan ini kata Zulkarnain berasal dari Orang Tua/Wali Santri yang telah disepakati bersama, dan ada juga sumbangan donator lain yang tidak terikat. Sebelum melaksanakan wisuda terlebih dahuhu para Santri menggelar pawai yang diiringi dengan Drum Band dan berbagai pertunjukan lainnya.
Plh. Kepala Kantor Kemenag Siak H. Muhyaruddin Matondang, S.Ag mengatakan MDTA merupakan wadah membentuk kepribadian generasi yang Qur’ani. Di MDTA lah anak-anak menimba ilmu Agama dengan harapan semoga lahir anak-anak yang berakhlakul karimah. Mudah-mudahan kegiatan ini jadi motivasi bagi Masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di MDTA. “Ucap Muhyaruddin”
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri juga mangatakan bahwa untuk menyelamatkan generasi penerus dari degradasi moral memang harus ditanamkan nilai agama sejak dini. Hal ini dilakukan agar anak-anak tidak terpengaruh dengan lingkungan yang berbaur negative. Mudah-mudahan Santri yang telah selesai mengenyam pendidikan di MDTA akan melanjutkan pendidikan Agama ke jenjang berikutnya yakni MDTA. “Harap Alfedri”