0 menit baca 0 %

Sebanyak 1700 Santri MDTA dan TPQ Ikuti Kegiatan Wisuda Dan Khatam Qur'an

Ringkasan: Siak (Inmas) Pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (FKDTA) Kecamatan Tualang, kembali menggelar kegiatan tahunan yakni melaksanakan kegiatan Khatam Qur an bagi Santri TPQ dan wisuda bagi Santri MDTA. Sebanyak 1700 Santri MDTA dan TPQ tahun pelajaran 2016/2017 hadir bersama Orang Tua...

Siak (Inmas) โ€“ Pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (FKDTA) Kecamatan Tualang, kembali menggelar kegiatan tahunan yakni melaksanakan kegiatan Khatam Qurโ€™an bagi Santri TPQ dan wisuda bagi Santri MDTA. Sebanyak 1700 Santri MDTA dan TPQ tahun pelajaran 2016/2017 hadir bersama Orang Tua memadati Gedung Olah Raga Perawang pada hari Kamis, (11/05).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Siak Drs. Alfedri, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom, Camat tualang, Lurah Perawang beserta para undangan lainnya.

Menurut panitia pelaksana Khairuddin mengatakan, kegiatan wisuda ini terlaksana atas kerja sama seluruh panitia dan majelis guru MDTA dan TPQ beserta Orang tua Santri. Wisuda akbar ini diikuti sebanyak 45 MDTA Se-Kecamatan Tualang dengan jumlah Santri yang berbeda-beda. Kegiatan ini juga diisi dengan beberapa lomba antar santri seperti lomba adzan, Tahfiz, tartil dan beberapa lomba lainnya yang telah dilaksanakan beberapa hari sebelum acara wisuda di gelar.

Sementara itu Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. Muharom dalam sambutannya mengatakan, kegiatan wisuda adalah salah satu cara untuk memberikan motivasi terhadap anak-anak untuk mengenal betapa pentingnya pendidikan Agama sejak dini. Ini juga merupakan bentuk dari kesadaran Orang tua dan dukungan dari Pemerintah tentang pentingnya keberadaan Madrasah Diniyah Awwaliyah di setiap daerah atau kampung.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si juga menyampaikan apresiasi kepada Guru-guru MDTA dan mengucapkan selamat kepada Para Santri yang telah melaksanakan khatam Qurโ€™an begitu juga terhadap santri yang akan diwisuda. Sesekali Alfedri mengajak para Santri untuk bertakbir dengan suara yang lantang ditengah-tengah sambutannya. Ia menambahkan bahwa saat ini generasi penerus harus dibekali dengan pengetahuan Agama sejak dini. Supaya terhindar dari perilaku yang menyimpang. (Awl)